Rabu, 8 April 2026

Kebakaran

Laboratorium Forensik Dilibatkan untuk Cari Penyebab Kebakaran Swalayan Cahaya

Polres Metro Jakarta Selatan masih menyelidiki penyebab kebakaran Cahaya Swalayan usai proses pemadaman api selesai.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: LilisSetyaningsih
Warta Kota/Ramadhan L Q
lokasi kebakaran pasar swalayan di Jalan Cilandak KKO. Api muncul pukul 19.00, baru padam sekitar pukul 02.00 dini hari dengan melibatkan 25 unit armada pemadam kebakaran 

WARTAKOTALIVE.COM, PASAR MINGGU - Polres Metro Jakarta Selatan masih menyelidiki penyebab kebakaran Cahaya Swalayan usai proses pemadaman api selesai.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran yang menghanguskan bangunan swalayan serta empat kios yang berada di Jalan Cilandak KKO, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah, menyebut akan berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik (Labfor) untuk mencari tahu penyebab terjadinya kebakaran.

“Kita akan koordinasi dengan Laboratorium Forensik untuk mencari tahu atau memastikan penyebab dari kebakaran tersebut,” ujar Azis, saat ditemui di lokasi, Selasa (21/9/2021) malam.

Baca juga: Sudah 4 Jam, Kebakaran Pasar Swalayan di Cilandak KKO Belum Padam, Sumber Air Jadi Kendala

Baca juga: Kebakaran di Pasar Swalayan di Jalan Cilandak KKO, Merembet ke Bangunan Sekitar

Upaya sterilisasi pun dilakukan dengan menutup Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mencari saksi-saksi di sekitar lokasi.

Lebih lanjut, Azis mengatakan, hingga saat ini tidak ada keterangan bahwa ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

“Kita akan segera melakukan status quo, yaitu setelah proses pemadaman selesai dan api benar-benar dinyatakan telah padam, baru kita akan melakukan penyelidikan maupun penyidikan dengan diawali status quo atau menutup TKP ya

Sebelumnya, Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan mengatakan pihaknya mendapat laporan peristiwa sekira pukul 19.00 WIB.

“Ini masih kita belum tau nih dugaan sementaranya seperti apa. Sementar korban masih kosong, masih belum ada dari petugas ataupun dari masyarakat,” kata Satriadi.

Sebanyak 25 unit armada pemadam kebakaran dengan 125 personel diterjunkan untuk memadamkan api. 

Pemadam kebakaran dikerahkan dari tiga kota, yaitu Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur.

Hingga pukul 23.30 WIB, petugas yang dibantu mobil Bronto Skylift masih berada di lokasi untuk proses pemadaman.

“Luas areanya mungkin sekitar 3000 meter persegi. Namun, luas bangunan mungkin sekitar 1500 an lah,” tuturnya. 

Api dapat benar-benar padam sekira pukul 02.00 WIB. (m31)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved