Breaking News:

Anies Apresiasi Bakti Para Tenaga Pemulasaran Selama 18 Bulan Bertugas

Pemprov DKI Jakarta dan masyarakat khususnya Ibu Kota mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada tim pemulasaraan Covid-19

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Agus Himawan
Warta Kota/ Yolanda Putri Dewanti
Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri acara dalam rangka Apresiasi Tim Pemulasaran Jenazah Covid-19 Posko Monas, Jakarta Pusat, Rabu (22/09/21). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi dan memberikan piagam penghargaan kepada 52 orang dari tim pemulasaran jenazah Covid-19 yang bekerja menjadi garda terdepan.

Pemberian penghargaan tersebut diberikan sebagai 18 bulan bakti terhadap pemulasaran jenazah Covid-19. Penghargaan tersebut diberikan saat apel di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (22/9/2021).

"Kami mensyukuri kondisi pandemi yang terkendali dan menyampaikan apresiasi kepada 52 pribadi yang selama 18 bulan bekerja di Garda terdepan untuk menjalankan kewajiban kemanusiaan pada saudara-saudara kita yang berpulang yang wafat karena terkena Covid-19," ucap Anies saat memberi sambutan dalam rangka Apresiasi Tim Pemulasaran Jenazah Covid-19 Posko Monas, Jakarta Pusat, Rabu (22/09/21).

Lanjutnya, kata Anies, ia mewakili Pemprov DKI Jakarta dan masyarakat khususnya Ibu Kota mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada tim pemulasaraan jenazah Covid-19.

"Saya atas nama pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan atas nama masyarakat Jakarta menyampaikan terima kasih apresiasi penghargaan setinggi-tingginya kepada ibu kepada bapak yang bekerja sebagai tim pemulasaran jenazah yang selama masa pandemi kemarin telah mewakili kita semua menjalankan kewajiban yang banyak diantara kita justru cenderung untuk mungkin menjauhinya," jelasnya.

Baca juga: Kecamatan Kembangan Bentuk Tim Pemulasaran Jenazah Covid-19 untuk Menpercepat Proses Pemakaman

Menurutnya, para garda terdepan ini telah melakukan pekerjaan yang cukup berisiko besar.

"Apa yang ibu bapak kerjakan adalah sebuah kewajiban yang beresiko. Tetapi Ibu Bapak sekalian memilih untuk tetap menjalankan tugas itu dan menjadi pribadi-pribadi yang membuat pengelolaan jenazah di Jakarta akibat Covid-19 berjalan dengan amat baik," ungkapnya.

"Kita semua menginginkan agar seluruh warga selamat. Tetapi faktanya pandemi ini membuat sebagian dari saudara-saudara kita berpulang lebih awal wafat lebih cepat dan pada saat itulah kita semua membutuhkan pribadi-pribadi yang mau bekerja mengurus memastikan prosesi menjalankan dengan baik seluruh kewajiban tertunaikan," ucapnya.

Tambahnya, kata Anies, garda terdepan tersebut total sebanyak 52 orang yang terdiri dari unsur Kepolisian Polda Metro Jaya, Satpol-PP, Pemadam Kebakaran dan juga Biro Umum.

"Dalam kesempatan ini saya ingin mengucapkan terimakasih ada kolaborasinya pada Kombes Pak Gatot dan seluruh jajaran Polda Metro Jaya Dinas Pemadam Kebakaran Satpol PP Biro Umum yang telah mengirimkan anggotanya untuk menjalankan tugas ini," ucapnya.

Baca juga: Cerita PPSU Sunter Agung Jadi Tim Pemulasaran Jenazah Covid, Siang Latihan Malam Langsung Praktik

"Penugasan mereka sebagai tim pemulasaran jenazah dinyatakan selesai, Alhamdulillah kondisi pandemi di Jakarta sudah terkendali sehingga mereka akan kembali ke unit dan kesatuan masing-masing untuk menjalankan tugasnya," katanya.

Selanjutnya, Anies menjelaskan hingga sampai hari ini total Jenazah yang dimakamkan dengan penanganan Covid-19 sebanyak 31.969 jenazah.

"Total pemakaman dengan penanganan Covid-19 sampai dengan hari ini adalah 31.969 jenazah. Bukan angka yang kecil. Angka yang amat besar dan pelayanan tertinggi 1 hari sebesar 407 jenazah terjadi pada tanggal 10 juli 2021," ucapnya.

"Hari ini kita mensyukuri bahwa kondisi Jakarta sudah jauh terkendali kasus aktif sudah di angka 2.300 padahal di pertengahan juli sempat menjadi 113.000 kasus aktif," tutupnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved