Breaking News:

Virus Corona Jakarta

Kecamatan Kembangan Bentuk Tim Pemulasaran Jenazah Covid-19 untuk Menpercepat Proses Pemakaman

Camat Kembangan Joko Mulyono bertindak cepat, membentuk tim pemulasaran jenazah Covid-19, agar tak ada hambatan dalam proses pemakaman.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Desy Selviany
Tim Palang Oranye Kembangan saat sedang mengurus jenazah Covid-19. (Istimewa) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kasus satu jenazah Covid-19 yang sempat menunggu sehari untuk pemulasaraan menjadi awal dari Kecamatan Kembangan membentuk relawan pengurusan jenazah.

Camat Kembangan Joko Mulyono mengatakan kasus itu terjadi saat Jakarta alami kenaikan kasus Covid-19 akibat varian delta pada akhir Juni 2021 lalu.

Baca juga: Graha Wisata TMII Pisahkan Pasien Baru Covid-19 untuk Hindari Kondisi Memburuk

Saat itu, karena tingkat kematian tinggi, tenaga kesehatan yang mengurus jenazah Covid-19 kerepotan.

Bahkan satu jenazah di Kembangan Utara harus menunggu sehari untuk kemudian diurus proses pemakamannya.

"Atas dasar itu kami bentuk relawan itu. Kebetulan sebelum pelatihan tanggal 4 Juli dari Pemprov DKI kami sudah latih tim untuk di Kembangan Utara. Tim relawan diisi tujuh orang untuk membantu pemulasaraan," jelasnya dihubungi, Jumat (30/7/2021).

Joko menjelaskan, bahwa tim relawan itu diisi oleh warga, tenaga kesehatan, dan PPSU.

Tim relawan tersebut dinamakan Tim Palang Oranye Kembangan.

Baca juga: TPU Jombang Makamkan 108 Jenazah Covid-19 dalam Sembilan Hari di Lahan Seluas 4.000 Meter Persegi

Mereka dilatih untuk mengurus jenazah Covid-19 sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan.

Dari relawan di Kembangan Utara itulah, kemudian tim tersebut diperluas pembentukannya ke enam kelurahan lain di Kembangan.

Sampai saat ini kata Joko, total Tim Palang Oranye Kembangan sudah memulasarakan 65 jenazah Covid-19 yang meninggal saat isolasi mandiri (isoman) sejak 1 Juli 2021.

"Jumlah itu untuk satu Kecamatan saat kenaikan kasus akhir Juni sampai Juli lalu. Sekarang sudah mulai berkurang," tutur Joko.

Terakhir, Tim Palang Oranye Kembangan  mengurus satu jenazah Covid-19 yang Isoman pada Kamis (29/7/2021).

Baca juga: Enam Rumah Sakit Terima Bantuan Alat Kesehatan dari Toyota Indonesia Untuk Atasi Pandemi Covid-19

Pengurangan kasus kematian akibat Covid-19 juga terlihat dari berkurangnya jumlah stok peti jenazah yang biasa ditaruh di Puskesmas Kecamatan Kembangan.

"Pekan kemarin kami bisa stok peti jenazah hingga delapan buah. Namun saat ini sudah tidak perlu ada stok peti jenazah lagi," ungkap Joko.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved