Kamis, 30 April 2026

Pilkada

Selain Menkomarves, Dua Pejabat Ini Ikut Dukung Ali Ibrahim Maju di Pilkada 2024

Wali Kota Tidore Kepulauan, Captain Ali Ibrahim digadang-gadang sebagai calon kuat Gubernur Maluku Utara di Pilkada serentak pada 2024.

Tayang:
Editor: PanjiBaskhara
Istimewa
Foto: Wali Kota Tidore Kepulauan Captain Ali Ibrahim digadang-gadang sebagai calon kuat Gubernur Maluku Utara di Pilkada serentak pada 2024. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Walau Pilkada serentak digelar di tahun 2024, nama Wali Kota Tidore Kepulauan, Captain Ali Ibrahim terus mencuat.

Sempat mendapatkan dukungan dari Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan, kini dukungan lain datang dari Bupati Halmahera Tengah (Halteng) Edi Langkara.

Diketahui, Ali Ibrahim digadang-gadang sebagai calon kuat Gubernur Maluku Utara di Pilkada serentak pada 2024.

Dukungan itu disampaikan Edi di penutupan Kejuaraan Daerah Tenis Meja Terbuka Wilayah Indonesia Timur Elang Cup II Tahun 2021 di Aula SMA Negeri 1 Tidore.

Baca juga: Konsep 7s McKinsey Diterapkan di Kota Tidore Kepulauan, Ini Penjelasan Wali Kota Captain Ali Ibrahim

Baca juga: Ini Momen Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan Dukung Captain Ali Ibrahim Jadi Gubernur Maluku Utara

“Kami bersiap untuk mendukung Pak Wali Kota Tidore dalam pertarungan Pilgub 2024,” kata Edi.

Terbaru, dukungan juga datang dari Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba (AGK).

Gani menyanjung kehadiran Ali Ibrahim dalam acara milad, pengukuhan, launching dan bedah buku Sibua Lamo, Senin (20/9/2021).

Orang nomor satu di Maluku Utara itu, umumkan rencana pencalonan Ali Ibrahim sebagai gubernur pada 2024.

”Captain Ali kelihatan tampan sekali. Masih fresh dan akan maju sebagai gubenur Maluku Utara,” ungkap Abdul Gani Kasuba diawal sambutannya.

Gani berharap, dalam proses kedepan tidak ada keributan di ajang Pilkada 2024.

Agar Maluku Utara tetap disebut pilkada teraman di Indonesia.

“Saya harap yang calon baku atur bae (jangan ribut, red), biar Maluku Utara paling aman di Indonesia,” ujarnya.

Di momentum itu juga, Gani berpesan, siapa pun nanti yang terpilih memimpin Maluku Utara dapat membuang ego suku.

Seluruh penempatan jabatan harus diisi semua golongan tanpa membedakan etnis atau suku.

“Buang semua ego. Tidak boleh anggap dia orang Makian,Tidore ,Tobelo-Galela atau lainya. Itu harapan saya,” tegasnya.

Sementara Ali Ibrahim menyambut baik atas imbauan sekaligus nasihat untuk selalu menjaga konduktivitas politik di Maluku Utara saat maju nanti sebagai cabub Malut.

“Terima kasih kepada gubernur maupun masyarakat Maluku Utara yang mendukung saya maju di Pilkada serentak 2024."

"Tapi untuk sekarang ini saya fokus berbenah di Tidore Kepulauan agar lebih baik lagi,” katanya.

Didukung Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan

Captain Ali Ibrahim yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Tidore Kepulauan digadang-gadang jadi calon kuat Gubernur Maluku Utara, di Pilkada Serentak 2024.

Sebab Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan nampaknya mendukung penuh Captain Ali Ibrahim, jadi Gubernur Maluku Utara.

Hal tersebut diungkap Luhut saat hadir Rapat Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Percepatan Infrastruktur Provinsi Maluku Utara bersama Kemenkomarves dan Kemendagri.

Rapat tersebut digelar langsung di Aula Nuku Kantor Gubernur Provinsi Maluku Utara, pada Selasa (22/6/2021).

Luhut sebut Wali Kota Tidore Kepulauan Captain Ali Ibrahim berpotensi untuk jadi Gubernur Maluku Utara.

Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan (Kiri) dan Wali Kota Tidore Kepulauan Captain Ali Ibrahim hadiri Rapat Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Percepatan Infrastruktur Provinsi Maluku Utara bersama Kemenkomarves dan Kemendagri di Aula Nuku Kantor Gubernur Provinsi Maluku Utara, pada Selasa (22/6/2021).
Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan (Kiri) dan Wali Kota Tidore Kepulauan Captain Ali Ibrahim hadiri Rapat Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Percepatan Infrastruktur Provinsi Maluku Utara bersama Kemenkomarves dan Kemendagri di Aula Nuku Kantor Gubernur Provinsi Maluku Utara, pada Selasa (22/6/2021). (Istimewa)

Sebab Luhur yakini Captain Ali Ibrahim bisa dipercaya untuk mengatur Maluku Utara menjadi yang lebih baik.

Hal tersebut terucap saat menangapi penyampaian Captain Ali Ibrahim soal penanganan sampah di Sofifi, Tidore Kepulauan.

"Soal pembangunan kawasan khusus Ibu Kota Sofifi bisa diselesaikan kalau Pak Wali (Captain Ali Ibrahim) jadi Gubernur."

"Kan ustaz sudah dua periode, nanti Pak Wali jadi Gubernur," kata Luhut.

Sontak ucapan Luhut tersebut mendapat respons positif dari peserta rapat dan Wali Kota itu sendiri.

"Amin, semoga Insya Allah," singkat Ali Ibrahim.

Dalam rapat koordinasi tersebut Luhut sampaikan bahwa untuk pembangunan Sofifi sebagai kawasan khusus ibu kota tetap dilaksanakan.

Sebab, pembangunan Ibu Kota Sofifi merupakan perintah langsung dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), serta anggarannya telah disiapkan.

"Yang terpenting kita bangun dulu, Kepresnya sudah ada, kawasan khusus ibu kota atau apa nanti namanya baru ditentukan dikemudian hari," kata Luhut

Dikatakan Luhut, untuk mendukung terwujudnya kawasan khusus, maka Gubernur, Kapolda, Kapolres, Dandim diwajibkan harus berkantor di Sofifi.

(Wartakotalive.com/CC)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved