Virus Corona Jakarta

UPDATE Perkembangan Data Kasus dan Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Per 18 September 2021

Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, telah dilakukan tes PCR sebanyak 19.843 spesimen.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 50 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 2.908 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Foto ilustrasi: Sopir JangLingko mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar KWK. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR -- Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 19.843 spesimen.

"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 17.660 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 200 positif dan 17.460 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 470 orang dites, dengan hasil 20 positif dan 450 negatif," ucap Dwi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/9/21).

Tak hanya itu, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 118.771 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 572.024 per sejuta penduduk," ucapnya.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 50 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 2.908 (orang yang masih dirawat/ isolasi).

Baca juga: Belum Vaksin? Datangi Stadion Patriot Bekasi, Bawa KTP KK, Vaksinasi Mulai Senin - Jumat Pekan Depan

Baca juga: Jangan Ketinggalan, Vaksinasi Tahap Ketiga di Kecamatan Limo Perpanjang Hingga 19 September 2021

Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 856.006 kasus.

Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 839.623 dengan tingkat kesembuhan 98,1 persen, dan total 13.475 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4 persen.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 1,3 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 14,1 persen.

Baca juga: Kondisi Fisik Bugar, Kakek di Kecamatan Limo Ini Tak Takut Ikut Vaksinasi Covid-19

WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 10.221.172 orang (114,3 persen), dengan proporsi 65 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 35 persen warga KTP Non DKI.

Jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 33.207 orang. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 7.356.944 orang (79,6 persen), dengan proporsi 65 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 35 persen warga KTP Non DKI.

Jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 102.734 orang.

Pemprov DKI Jakarta menyarankan, untuk melakukan vaksinasi, warga dapat langsung ke tempat vaksinasi.

Baca juga: Gerai Vaksin Mobile Diluncurkan, Ade Yasin Berharap Target Vaksinasi Kabupaten Bogor Tercapai

Namun, untuk mempercepat proses vaksinasi, warga disarankan mendaftar online melalui aplikasi JAKI atau situs corona.jakarta.go.id/vaksinasi.

Dengan mendaftar secara online, warga dapat memilih waktu dan tempat vaksinasi sendiri, sekaligus bisa melakukan pre-screening tes online.

Untuk menemukan tempat vaksinasi, warga juga mengeceknya melalui aplikasi google maps.

Hanya dengan menuliskan “vaksin Covid-19”, warga dapat menemukan lokasi serta dibantu informasi jalur menemukan lokasi yang dipilih.

Baca juga: Luncurkan Gerai Vaksin Mobile, Polres Bogor Kebut Distribusi Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bogor

Pemprov DKI Jakarta juga masih membuka kesempatan untuk masyarakat berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi Covid-19 dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar atau KSBB.

Masyarakat dapat memberikan bantuan berupa bahan pangan pokok, makanan siap saji, hingga uang tunai.

Informasi lengkap seputar KSBB dapat melalui situs https://corona.jakarta.go.id/kolaborasi

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi Covid-19.

Baca juga: Ingin Sekali Belajar Tatap Muka di Sekolah, Nadia Beranikan Diri Ikut Vaksinasi di Kecamatan Beji

Seiring dengan menerapkan 3T,  vaksinasi Covid-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas.

Kendati demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Vaksinasi Covid-19 saat ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus Covid-19 jika longgar terhadap protokol kesehatan dalam keseharian.

Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan.

Baca juga: HEBOH Tugu Sepatu di Jalan Sudirman Dicorat-coret, Satpol PP DKI Telusuri Pelaku Vandalisme

Butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan ini. (m27)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved