Breaking News:

Pengelola Ancol Siapkan Bus Alternatif Bagi Pengunjung Terkena Ganjil Genap

Bus yang disediakan pengelola punya kapasitas 20 orang per unitnya agar bisa mengakomodir calon pengunjung

Warta Kota/ Junianto Hamonangan
Pemberlakuan ganjil genap di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (17/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pengelola Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) menyiapkan sejumlah bus alternatif bagi warga atau masyarakat yang hendak datang ke Ancol tapi terkena aturan penerapan ganjil genap.

Seperti diketahui penerapan ganjil genap sudah dilakukan bagi kendaraan roda empat atau lebih di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat.

Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) Budi Aryanto mengatakan pihaknya mengantisipasi dengan menyediakan tempat parkir kendaraan yang tidak lolos pemberlakuan ganjil genap

Kantong parkir yang disediakan pengelola itu memiliki kapasitas 200 unit kendaraan untuk di wilayah Barat dan 600 unit kendaraan untuk di wilayah Timur. 

“Kami memberikan solusi pengunjung yang datang dengan kendaraan tidak sesuai dengan nomor polisi ganjil genap ya. Kami menyiapkan fasilitas parkir di wilayah Barat maupun Timur,” ujar Budi, di lokasi, Jumat (17/9/2021). 

Selanjutnya calon pengunjung yang juga sudah membeli tiket secara online dan mengunduh aplikasi PeduliLindungi akan dijemput dengan sejumlah bus yang telah disediakan pengelola. 

“Jadi pengunjung bisa memarkirkan kendaraan di sana kemudian melanjutkan dengan kendaraan yang kami sediakan di dalam,” sambungnya. 

Bus yang disediakan pengelola punya kapasitas 20 orang per unitnya agar bisa mengakomodir calon pengunjung yang ingin masuk ke Taman Impian Jaya Ancol dan terkendala ganjil genap

“Untuk bus sendiri hanya beroperasi sesuai dengan pemberlakuan ganjil genap, Jumat sampai dengan Minggu,” tutur Budi.

Selain itu pengelola juga menyediakan opsi para pengunjung agar mengatur ulang kunjungannya pada hari berikutnya atau sampai dengan tiga bulan kedepan. 

Adapun dasar hukum kegiatan ini adalah Instruksi Mendagri Nomor 42 Tahun 2021 selain itu juga Keputusan Gubernur DKI Nomor 1096 Tahun 2021 tentang PPKM Level Tiga. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved