Breaking News:

Pengelola Setu Babakan Pastikan Akan Menerapkan Protokol Kesehatan Ketat

Kawasan kita kan terbuka jadi perlu dukungan full dari masyarakat. Kita juga jangan lupa, jangan lalai, karena kita tetap harus prokes

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Agus Himawan
Warta Kota/Gopis Simatupang
Setu Babakan menyediakan perahu berbentuk bebek yang bisa disewa pengunjung. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pmerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan uji coba pembukaan tiga tempat wisata di Ibu Kota di masa PPKM Level 3.

Tiga tempat wisata yang akan dibuka adalah Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Perkambungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan.

Berkaitan dengan hal itu pengelola Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan menyatakan sudah mendapatkan sertifikat CHSE dengan hasil memuaskan dari Sucofindo.

Kendati demikian, Pengelola PBB Setu Babakan masih menunggu kepastian operasionalnya dari pemerintah. “Iya sudah dapat sertifikat CHSE. Operasionalnya tinggal menunggu dari Pemda,” kata Imron, Kepala Desa Wisata PBB Setu Babakan, Selasa (14/9/2021).

Dikutip dari situs Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, sertifikat CHSE adalah proses pemberian sertifikat kepada Usaha Pariwisata, Destinasi Pariwisata, dan Produk Pariwisata.

Baca juga: Bams Eks SamsonS Ceraikan Mikhavita Wijaya, Desiree Tarigan Tidak Ikut Campur, Hanya Bisa Mendoakan

Baca juga: Menunggu Tuah Anfield Menyambut AC Milan, Juergen Klopp Kagumi Singa Tua Zlatan Ibrahimovic

Hal itu guna memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keselamatan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).

Lebih lanjut, Imron menyebut pihaknya sudah menyosialisasikan kepada masyarakat terkait kesiapan Setu Babakan.

“Kami rapat dengan lurah, RT, RW, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan untuk bisa membantu kita menyosialisasikan ke masyarakat,” lanjut Imron.

Imron memastikan seluruh karyawannya sudah melakukan vaksinasi coronavirus disease atau Covid-19. Selain itu, masyarakat sekitar Setu Babakan harus menjadi pelopor utama dalam penerapan protokol kesehatan (prokes).

“Kawasan kita kan terbuka jadi perlu dukungan full dari masyarakat. Kita juga jangan lupa, jangan lalai, karena kita tetap harus prokes,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved