Breaking News:

Pemkot Jakbar Pangkas Ratusan Pohon, Hadapi Musim Penghujan

Pemangkasan pohon katanya dilakukan karena saat ini sudah memasuki musim penghujan, sehingga berpotensi terjadinya pohon tumbang.

Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Sejumlah petugas Sudin Kehutanan tengah melakukan penopingan pohon. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat melakukan pemangkasan atau penopingan ratusan pohon yang ada di jalan utama dan jalan besar, untuk mencegah terjadinya pohon dan dahan tumbang di musim penghujan kali ini.

Kepala Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Barat Slamet Riyadi mengungkapkan saat ini pihaknya masih terus menjalankan kegiatan ini di tingkat kota dan kecamatan di Jakarta Barat.

Pemangkasan pohon katanya dilakukan karena saat ini sudah memasuki musim penghujan, sehingga berpotensi terjadinya pohon tumbang.

"Penopingan masih terus kita lakukan. Jadi kita ada 8 tim di tingkat kecamatan, dan di tingkat kota ada 3 tim," jelasnya saat dikonfirmasi, Rabu (15/9/2021).

Ia menambahkan, saat ini di setiap tim ada sebanyak 7 orang yang bertugas untuk melakukan penopingan atau pemangkasan pohon ini.

"Penopingan ini dilakukan tiap hari. Baik dari laporan warga, atau penjadwalan," katanya.

Ia menjelaskan untuk perharinya bisa ada puluhan pohon yang dipangkas atau dilakukan penopingan.

"Jika ditotal perbulan maka bisa mencapai ratusan," ujarnya.

Slamet juga menjelaskan, untuk pohon yang boleh ditebang saat ini diutamakan yang memiliki daun rimbun, dan batang pohon sudah mulai keropos.

"Lalu pohon-pohon yang sudah menggangu aktifitas warga, seperti pohon yang dahan dan rantingnya menjuntai, sehingga mengganggu kabel udara milik masyarakat. Selain berbahaya jika ada angin besar saat musim hujan," katanya.

Menurut Slamet untuk aduan pohon yang mengganggu dan rawan tumbang ini, bisa dilakukan melalui Aplikasi Jakarta Smart City atau memberikan laporan langsung ke Citizen Relations Management (CRM).

"Nanti lewat sistem didisposisi ke kami. Sehingga tim akan menelusuri. Aduan juga bisa dilakukan masyarakat langsung ke kecamatan," kata dia. (m30)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved