Kekerasan di Sepak Bola

Mochamad Iriawan Ketum PSSI, Zulham Zamrun dan Syaiful Indra Cahya Sudah Dikeluarkan Dari Klubnya

Mochamad Iriawan mengatakan bahwa saat ini kedua pemain tersebut sudah mendapatkan sanksi keras dari klubnya

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Umar Widodo
pssi.org
Ketum PSSI Mochamad Iriawan menyatakan karier sepak bola Zulham Zamrun dan Syaiful Indra Cahya sudah berakhir setelah kejadian kekerasan pada laga ujicoba antara AHHA PS Pati dengan Persiraja Banda Aceh 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan bereaksi keras terkait aksi tidak terpuji yang dilakukan dua pemain profesional di kancah sepak bola Indonesia.

Dua pemain yang dimaksud yakni Zulham Zamrun dan Syaiful Indra Cahya.

Zulham Zamrun dan Syaiful Indra Cahya melakukan tindakan tidak profesional saat AHHA Pati melakukan uji coba kontra Persiraja.

Menanggapi hal itu, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa saat ini kedua pemain tersebut sudah mendapatkan sanksi keras.

"Dia bukan timnas sekarang, dia 2008 dan 20017, karena saat pertandingan bergulir, mereka tidak melapor, kalau melapor ada perangkat pertandingan yang memonitor, tapi kemarin sudah evaluasi yang jelas, sampai sekarang 2 pemain itu sudah dikeluarkan AHHA PS Pati, tapi kita akan evaluasi, itu oknum," jelasnya.

Mochamad Iriawan pun mengaku kecewa dengan aksi tidak terpuji yang dilakukan dua pemain berstatus pemain profesional tersebut.

"Saya juga sangat kecewa sekali kok pemain seperti itu masih ada di zaman sekarang, saya pikir dua pemain itu kariernya selesai, saya pikir tidak akan mau main bola lagi," tandasnya.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kanan) mendampingi Menpora RI Zainudin Amali meninjau pelaksanan prokes Covid-19 dan berlangsungnya pertandingan di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (12/9/2021)
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kanan) mendampingi Menpora RI Zainudin Amali meninjau pelaksanan prokes Covid-19 dan berlangsungnya pertandingan di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (12/9/2021) (TribunBogor/Yudistira Wanne)

Sebelumnya manajemen klub Liga 2, AHHA PS Pati menindak tegas dua pemainnya yang melakukan insiden kekerasan di laga uji coba kontra Persiraja Banda Aceh di Pancoran Soccer Field, Jakarta, Senin (6/9/2021).

Kedua pemain tersebut yakni Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun dipulangkan dari pemusatan latihan di Jakarta dan mendapatkan teguran keras atas sikap mereka di lapangan.

Syaiful dalam laga tersebut terlihat melayangkan tendangan kungfu ke wajah gelandang Persiraja Banda Aceh, Muhammad Nadhif. Wasit pun langsung mengusir Syaiful dengan melayangkan kartu merah.

Tak hanya itu, insiden lainnya dilakukan oleh Zulham Zamrun. Kapten AHHA PS Pati tersebut terlihat sangat emosional dengan menendang Defri Rizki dan melakukan sepakan tambahan ke Defri Rizki.

Kedua pemain pun tampak saling pukul dan dilerai oleh rekan-rekannya. Wasit memberikan kartu merah kepada Zulham Zamrun.

“Tindakan tegas diambil manajemen AHHA PS Pati terhadap dua kejadian pada laga uji coba melawan Persiraja Banda Aceh. Dua pemain dipulangkan dari pemusatan latihan di Jakarta,” tulis manajemen AHHA PS Pati dalam akun instagramnya, Selasa (7/9/2021).

“Semoga pengalaman ini dapat membuat kami lebih dewasa dan dapat makin lebih menjunjung tinggi apa yang disebut dengan respect dalam sepakbola,” sambungnya.

Sementara itu, sebagai bentuk tanggung jawab, manajer AHHA PS Pati, Doni Setiabudi bersama Syaiful Indra Cahya hari ini menemui sekretaris umum Persiraja, Rahmat Djailani dan M Nadhif.

Baca juga: PSSI Tidak Punya Regulasi Tetap Terkait Merger Tim, Akmal Marhali: Ini Rawan Dimanfaatkan Makelar

Baca juga: Atta Halilintar Ikut Jejak Raffi Ahmad dan Kaesang Pangarep, Akuisisi Tim Sepak Bola AHHA PS Pati FC

Dalam pertemuan tersebut, manajemen AHHA PS Pati memohon maaf secara langsung kepada pemain dan manajemen Persiraja.

“Chairman, ofisial dan manajemen AHHA PS Pati dari hati terdalam dengan ini memohon maaf kepada pemain yang bersangkutan, manajemen Persiraja, dan tentunya pada masyarakat Indonesia atas tontonan yang tidak patut untuk dicontoh yang dilakukan pemain kami,” tulisnya.

Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved