Karyawan Juansha Parfum Sisihkan Gaji Bantu Warga tak Mampu di Masa Pandem
Melalui program “Juansha Peduli Kasih”, para pegawai brand lokal tersebut berinisiatif menyisihkan pendapatan mereka setiap bulannya.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 tak menyurutkan langkah karyawan Juansha Parfum untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Melalui program “Juansha Peduli Kasih”, para pegawai brand lokal tersebut berinisiatif menyisihkan pendapatan mereka setiap bulannya.
Ketua Koordinator program Juansha Peduli Kasih, Rahmat Li Dance, mengatakan, gerakan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian karyawan.
Baca juga: Bagaimana Nasib Peserta Tes SKD CPNS 2021 di Jawa-Madura-Bali yang Belum Vaksin? Ini Solusinya
Baca juga: VIRAL, Ojol Antar Pesanan Obat Naik Sepeda Sejauh 15 Km karena Tak Punya Motor, Begini Kisahnya
Baca juga: Lokasi Tes PCR di Tangerang Selatan yang Sudah Sesuai Harga Keputusan Pemerintah
"Program ini sudah kita lakukan sejak tahun 2018, dan di masa pandemi ini kita semakin termotivasi lagi untuk terus berbagi. Terlebih banyak masyarakat yang terdampak pandemi,” katanya, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (3/9/2021).
Ia mengatakan, saat ini ada sekitar 50-an toko Parfum Juansha di Jabodetabek, Malang, Jogja, Palembang, dan Riau, yang sudah menjalankan program serupa.
Teknis penyalurannya, lanjut Dance, nantinya donasi yang terkumpul dari semua karyawan akan dikumpulkan melalui kantor pusat.
“Jadi setiap bulan, setelah donasi terkumpul dari semua wilayah, kantor pusat akan tentukan daerah mana yang mendapatkan giliran. Dalam implementasinya, kita berkoordinasi dengan RT dan RW setempat untuk mendata masyarakat yang berhak sehingga tepat sasaran,” terang Dance.
Di akhir bulan Agustus 2021 ini, program Juansha Peduli Kasih, telah dilaksanakan di wilayah Cibubur, Jakarta Timur pada 31 Agustus 2021.
“Target penerimanya, antara lain seperti panti jompo, janda yang tidak mampu secara finansial, tukang parkir, pemulung, disabilitas, yatim piatu, dan lain-lain,” terang Dance.
Dance mengatakan, akibat pandemi Covid-19, omzet Juansa memang menurun.
Namun demikian, manajemen perusahaan berkomitmen untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) atau pengurangan gaji kepada karyawannya.
“Alhamdulillah, kita masih bisa survive. Oleh karena itu karyawan juga bisa tetap melanjutkan program sosial mereka,” ujarnya.
Baca juga: Cara Lapor Online Jika Lolos Proses Verifikasi Tapi BLT BPJS Ketenagakerjaan Tak Kunjung Cair di BCA
Baca juga: BUTUH Bansos Kemensos? Begini Cara Mengajukannya, Siapkan KTP dan KK
Baca juga: Ini 3 Jenis Vaksin yang Bisa Digunakan untuk Anak Usia 12-17 Tahun, Berikut Penjelasan BPOM
Udin (70), warga Cibubur penyandang tuna netra, mengaku bersyukur karena di masa sulit seperti ini masih banyak yang memperhatikan masyarakat lain yang lebih membutuhkan.
“Terima kasih banyak, semoga amal baik ini dibalas oleh Allah SWT,” ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/juansha-parfum-untuk-membantu-masyarakat-yang-membutuhkan.jpg)