Wagub DKI Izinkan Warga Berkreasi dan Berinovasi Lewat Mural, yang Penting Isinya Positif

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa sebenarnya membuat mural diperbolehkan, namun tetap mengikuti etika dan aturan yang ada.

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Karya seni mural yang berisi kritik kepada pemerintah kian menjamur di Ibu Kota beberapa waktu belakangan ini.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa sebenarnya membuat mural dibolehkan saja. Tetapi, jangan sampai mengesampingkan etika dan aturan yang ada.

"Adanya mural apa namanya gravity coret-coretan dibuat dengan indah, substansinya konstruksif tentu kami memahami dan mengerti. Namun, jangan dibuat yang bersifat yang tidak baik, jangan buat ajakan yang tidak baik, yang tendensius, yang melanggar aturan dan ketentuan dan (dibuat) di tempat yang umum yang dilarang," kata Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (1/9/2021) malam.

Baca juga: Mural Bernuansa Kritik pada Pemerintah Ada yang Menghapus Secara Misterius di Karawang

Menurutnya, pembuatan mural di tembok tidak ada salahnya. Untuk masyarakat yang ingin berkreasi dan berinovasi diizinkan untuk membuat mural atau sejenisnya.

"Kami minta masyarakat silakan berkreasi dan berinovasi kreatif, semua melakukan mural, kemudian grafiti, coretan," ucapnya.

Namun, ia juga menilai bahwa pembuatan mural pun ada aturannya, dan bagi yang membuat harus menyesuaikan dengan norma-norma yang berlaku.

Baca juga: Mural Curhatan Warga dengan Gambar Mirip Jokowi di Jagakarsa Tak Bertahan Lama, Kini Sudah Dihapus

"Sejauh itu dilakukan di tempat ya baik tidak mengganggu, isinya positif, konstruktif kami bisa memahami," ucapnya.

Lanjutnya, ia juga mengatakan bahwa masyarakat yang ingin membuat mural tidak melanggar yakni seperti mural mengajak masyarakat untuk keburukan. Tidak hanya itu, lokasi pembuatannya juga tidak bisa sembarangan.

"Jangan dibuat yang bersifat yang tidak baik, jangan buat ajakan yang tidak baik, yang tendensius, melanggar aturan dan ketentuan di tempat-tempat umum yang dilarang," ucapnya.

Baca juga: Viral Mural RIP Keadilan di Kecamatan Periuk Tangerang, Siapa Sasaran yang Mau Disindir?

Diketahui, sebuah mural yang bergambar mirip Presiden Jokowi kembali terjadi. Namun kali ini, mural tersebut nampak di Jalan Kebagusan Raya, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Lalu, dalam mural itu, digambarkan sosok yang diduga Jokowi sedang tersenyum dan mengacungkan jempol.

Pria yang mirip Jokowi mengenakan baju berwarna hitam dengan tulisan berukuran kecil “11 T” di dada sebelah kiri.

Baca juga: Tak Tahan Kritik, Mural yang Viral di Kebon Kacang Dihapus

Tak hanya itu, sejumlah tulisan di sisi kanan dan kiri sosok yang diduga Jokowi mewarnai mural tersebut.

Di sisi kanan bertuliskan MIKIRIN RAKYAT SAMPAI KURRUS". Di sisi kiri bertuliskan “AKU NYERAH PAK DEH”.

Di sisi bawah dekat leher Jokowi bertuliskan "#IndonesiaWAJIBOK, nggak oke...? BORGOL" dan di sisi kiri dekat kepala Jokowi bertuliskan “OKELAH 3 PERIODE HEHEHE....”.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved