Ganjil Genap
Penerapan Tilang Ganjil Genap Diklaim Turunkan Volume Kendaraan hingga 10 Persen
Penurunan mencapai lima persen hingga 10 persen dibanding sebelum ada penerapan tilang ganjil genap.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI -Penerapan tilang ganjil genap di tiga ruas jalan utama Ibukota Jakarta diklaim telah mengurangi volume kendaraan.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan bahwa penurunan volume kendaraan terlihat di Jalan Sudirman, Jalan Rasuna Said, dan Jalan M.H Thamrin.
Penurunan kata Sambodo mencapai lima persen hingga 10 persen dibanding sebelum ada penerapan tilang ganjil genap.
Baca juga: Peziarah Kaget Makam di TPU Rorotan Ambles, Wagub DKI: Karena Itu Dulunya Memang Rawa
Baca juga: Masyarakat Dinilai Miliki Modal Sosial yang Kuat untuk Bangkit dari Pandemi Covid-19
"Penurunan enggak banyak sekira lima sampai 10 persen. Tadi pagi pukul 08.00 WIB jalan lebih longgar dari biasanya," ujar Sambodo dikonfirmasi Rabu (1/9/2021).
Sambodo menjelaskan, penurunan volume kendaraan juga terjadi lantaran mobil berplat nomor yang tidak sesuai ganjil genap berkurang.
Ia menjelaskan belum ada data penindakan tilang ganjil genap di Jakarta.
Namun Sambodo memprediksi jumlahnya tidak terlalu banyak.
Baca juga: Pemberlakukan Ganjil Genap Hari Pertama di Jakarta, Kawasan Rasuna Said Masih Banyak Pelanggaran
Hal itu karena tahap sosialisasi masih berlangsung. Dimana Polda Metro Jaya masih menaruh aparat di mulut jalan untuk halau kendaraan tak sesuai ganjil genap masuk.
"Saya masih kombinasi berjaga di mulut jalan. Kecuali nanti setelah penjagaan mulut kawasan dikendorkan hanya di tengah, nah nanti baru penindakan akan meningkat," tandasnya. (Des)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/suasana-ganjil-genap-di-jalan-mh-thamrin-tanah-abang.jpg)