Sekolah Tatap Muka
Dinas Pendidikan DKI Jakarta Targetkan Seluruh Sekolah Laksanakan PTM Terbatas pada November
Dinas Pendidikan DKI Jakarta menargetkan seluruh sekolah di Jakarta dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas pada November 2021.
Penulis: Ramadhan L Q |
WARTAKOTALIVE.COM, SETIABUDI - Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di DKI Jakarta telah dimulai pada Senin (30/8/2021) kemarin.
Sebanyak 610 sekolah di Ibu Kota menggelar PTM terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.
Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Agus Ramdani, menargetkan seluruh sekolah dapat melaksanakan PTM terbatas tahap satu pada November 2021.
Baca juga: Ikut PTM, Siswa SMAN 77 Jakarta: Sekali Dijelaskan Guru Langsung Paham
Namun, tentunya secara hati-hati demi kesehatan dan keselamatan warga sekolah, yakni peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan.
“Kami berharap di November itu sudah bisa semuanya melaksanakan PTM, tetapi tentunya dengan kehati-hatian,” ujar Agus saat wawancara bersama News Manager Warta Kota, Eko Priyono, Selasa (31/8/2021).
Untuk dapat mencapai hal tersebut, Agus menyatakan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta terus melakukan evaluasi.
Baca juga: PTM Sudah Dipersiapkan Matang, Disdik DKI Utamakan Izin dari Orangtua
“Jadi kita ada targetnya ya makanya dalam minggu ini kita inginkan dan harapkan semua sekolah mengisi, ikut asesmen satu, asesmen dua dan nanti ikut pelatihan. Secara bertahap. Setiap bulan ini kita akan evaluasi,” lanjutnya.
Selain itu, vaksinasi Covid-19 juga menjadi salah satu faktor agar seluruh sekolah dapat melaksanakan PTM pada November mendatang.
Baik, para pendidiknya maupun para peserta didik usia 12-17 tahun guna mencegah penularan virus corona.
Baca juga: Persiapan PTM Besok, 65 Sekolah di Jakarta Utara Disemprot Disinfektan
Agus meyakini murid juga ingin segera kembali belajar di sekolah karena terlalu lama belajar daring selama satu tahun lebih.
“InsyaAllah, dengan masifnya vaksinasi para pendidiknya, para peserta didik usia 12-17 ini vaksin, sehingga kita yakin vaksinasi akan bisa membantu infeksi ini tidak terlalu parah,” kata Agus.
“Karena dengan seiring masifnya vaksin, kan, jumlah atau penderita Covid-19 atau positif ratenya di Jakarta sangat menurun drastis,” tambahnya.
Baca juga: Najwa Murid SMPN 2 Kota Bekasi Senang Kembali PTM, Bisa Bertemu Guru dan Bermain dengan Teman lagi
Lebih lanjut, Agus menyebut, jumlah pendidik yang sudah divaksinasi sekira 85 persen, sementara peserta didik mencapai 90 persen.
“Kalau peserta didik, jumlahnya sudah mencapai 90 persen, nah sisanya ini mungkin punya riwayat penyakit komorbid dan mungkin baru terinfeksi,” ucap Agus.
Mantan Kepala Suku Dinas Pendidikan wilayah I Jakarta Barat itu juga menargetkan para guru dan murid dapat tervaksin Covid-19 segera.
Baca juga: Setelah PTM Kemarin, SDN 02 Kelapa Dua Wetan Semprot Disinfektan Hari Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sman-77-soe.jpg)