Dukung Anak Ikut Hari Pertama PTM, Sinta Wajib Antar Jemput ke Sekolah
Pembelajaran tatap muka di SMKN 12 Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (30/8/2021) mendapatkan dukungan dari orangtua murid.
Penulis: Junianto Hamonangan |
WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK - Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) yang digelar di SMKN 12 Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (30/8/2021) mendapatkan dukungan dari orangtua murid.
Salah satunya, Sinta (39) yang mengaku sangat mendukung sekaligus khawatir adanya PTM karena saat ini pandemi Covid-19 belum selesai.
“Senang tapi khawatir juga ya, karena kan pandemi Covid belum hilang banget, jadi ya dijaga aja supaya protokol kesehatannya disiplin,” ujar Sinta, yang sedang menunggu anaknya di lokasi.
Baca juga: Persiapan PTM, SMPN 2 Kota Bekasi Gelar Uji Coba PTM dengan Prokes Ketat
Sehingga pihak sekolah juga harus menerapkan protokol kesehatan dengan sangat ketat untuk meminimalisir resiko penyebaran Covid-19.
Bahkan wanita yang sehari-hari bekerja sebagai ojek daring tersebut juga sengaja mengantar dan menjemput anaknya yang tercatat sebagai siswa kelas XII SMKN 12.
“Iya dong harus antar jemput, karena khawatir kalau naik angkot atau ojek. Memang harus antar jemput,” ungkapnya.
Baca juga: Persiapan PTM, SMPN 2 Kota Bekasi Gelar Uji Coba PTM dengan Prokes Ketat
Padahal sebelum ada pandemi, Sinta tidak terlalu sering mengantar dan menjemput putrinya dari sekolah. Sinta beralasan resiko terpapar Covid-19 lebih besar saat berada di tempat umum.
“Sebekum pandemi saya anter jemput juga tapi kalau saya lagi nggak bisa, anak saya suruh naik angkot. Tapi karena pandemi wajib saya jemput, takut anak saya terpapar,” ujarnya.
Ia pun berharap PTM dapat berjalan lancar dan pandemi Covid-19 segera berakhir.
Baca juga: PTM di SDN Lebak Bulus 04 Cilandak, Waktu Belajar di Kelas Maksimal Hanya 2,5 Jam
Pasalnya belajar secara daring tidak efektif bagi pelajar karena tidak bisa interaksi dengan guru.
“Kendala pasti ada, kalau anak saya lagi sulit belajar, nggak bisa, nanya guru juga sulit, terus orangtua enggak bisa bantu jelasin juga kan,” sambungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kbm-di-kabupaten-karawang-jawa-barat.jpg)