Vaksinasi Covid19

62 PMKS di Jakarta Barat Divaksin Covid-19 Setelah Mendapat Nomor Induk Kependudukan

Sebanyak 62 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial mendapat vaksin Covid-19. Mereka mendapat vaksin usai diberikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Penulis: Desy Selviany | Editor: Max Agung Pribadi
Istimewa
Pak Ogah di Kalideres, Jakarta Barat terjaring razia PMKS Kamis (7/1/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebanyak 62 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) mendapat vaksin Covid-19.

Mereka mendapat vaksin usai diberikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Kepala Panti Sosial Bina Insani (PSBI) Bangun Daya 1 Masyudi mengatakan vaksinasi itu berlangsung beberapa pekan terakhir.

Karena PSBI merupakan tempat sementara, maka tidak semua PMKS yang ditampung di tempat tersebut divaksin di lokasi itu.

Baca juga: Vaksinasi Dosis Pertama di Kelurahan Pulau Pari Sudah Mencapai 93,4 persen

Sebagian PMKS baru mendapatkan vaksin di panti pembinaan.

"Soalnya kan kami menunggu NIK mereka jadi. Tapi bagi PMKS yang terjaring dan sudah punya NIK kemungkinan didata untuk vaksin disini," ujar Masyudi dihubungi Kamis (26/8/2021).

Setiap harinya sekira 14 penghuni panti divaksin.

Baca juga: Kapolri Kerahkan Akpol untuk Menyukseskan Program Vaksinasi Covid-19

Namun kata Masyudi, hal itu tergantung dari ada atau tidaknya PMKS yang memiliki NIK.

Dari 680 penghuni panti, ada 62 PMKS yang divaksin.

Sedikitnya jumlah PMKS yang divaksin ialah karena mayoritas tidak memiliki NIK sehingga masih menunggu kartu identitas jadi.

Baca juga: Miliki Stok 362.700 Dosis Vaksin Pfizer, Pemkot Bekasi Gelar Vaksinasi Massal Mulai 27 Agustus

"Makanya kalau ditanya temuan jumlahnya segitu banyak, ya kita ketinggalan karena nantinya dia akan divaksin di panti pembinaan gitu," tuturnya.

Pihak PSBI Kedoya Selatan bekerjasama dengan Puskesmas Kebon Jeruk untuk pemberian vaksin.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved