Berita Tangerang
Kondisi Terkini Bayi Perempuan yang Dibuang Ibunya di Pelataran Masjid Al Muhajirin Tangerang
Saat ditemukan Ponidin, kondisi bayi hanya dilapisi dengan sebuah jaket, tanpa mengenakan pakaian ataupun sarung
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Seorang wanita muda buang bayi yang baru lahir di pelataran Masjid Al-Muhajirin, Komplek Sekretariat Negara (Komplek Sekneg), Kelurahan Panurangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Pengurus DKM Masjid Al-Muhajirin, Isbudi Santoso mengatakan, bayi tersebut ditemukan seorang jamaah masjid menjelang shalat Maghrib bernama Ponidin.
Saat ditemukan Ponidin, kondisi bayi hanya dilapisi dengan sebuah jaket, tanpa mengenakan pakaian ataupun sarung, seperti yang terlihat saat bayi yang baru lahir pada umumnya.
Lebih lanjut pengurus DKM Masjid yang biasa disapa Budi tersebut menduga, saat dibuang, bayi tersebut baru saja lahirkan.
Pasalnya, pada perut bayi itu, masih terdapat ari-ari yang belum dipotong.
Baca juga: Bayi Menggemaskan yang Dibuang di Masjid Al-Muhajirin Tangerang Baru Berusia 6 Jam
Baca juga: Kronologi Wanita Membuang Bayi di Pelataran Masjid Al-Muhajirin, Tangerang, Terekam CCTV
Selain itu, sekujur tubuh bayi berjenis kelamin perempuan itu juga terlihat bercak darah.
"Sepertinya bayi itu baru lahir, soalnya masih ada ari-arinya, bercak darah juga masih ada di tubuh si bayi," ujar Isbudi Santoso saat ditemui TribunTangerang.com, di Masjid Al-Muhajirin, Kelurahan Panurangan Utara, Kecamatan Pinang, Tangerang, pada Senin (23/8/2021) malam.
"Saat bayi ditemukan, hanya sehelai jaket saja yang digunakan sebagai alasnya. Itu bayi dalam telanjang, tanpa sarung ataupun pakaian. Jadi memang benar-benar baru lahir sepertinya," lanjut Budi dengan nada sedih saat menceritakan kondisi bayi.
Saat dilakukan pengecekan pada CCTV yang terdapat pada area masjid, terlihat seorang wanita muda masuk area masjid pukul 16.30 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/masjid-al-muhajirin-komplek-sekneg-pinang.jpg)