Breaking News:

Vaksinasi Covid 19

Banyak Warga Menolak Divaksin Astrazeneca, Camat Kramat Jati: Itu Kenyataan, di Lokasi Mereka Bubar

Camat Kramat Jati, Eka Dharmawan mengatakan, warga di wilayah tempat tinggalnya masih banyak yang menolak untuk divaksin Covid-19.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Lokasi vaksinasi Covid-19 jenis moderna di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (20/8/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, KRAMAT JATI --- Pihak Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur sudah melakukan vaksinasi Covid-19 sebanyak 141.000 jiwa atau sebesar 67 persen dari target yang ditentukan.

Target capaian vaksinasi Covid-19 yang dibebani Kecamatan Kramat Jati sebesar 252.661 jiwa.

Camat Kramat Jati, Eka Dharmawan mengatakan, warga di wilayah tempat tinggalnya masih banyak yang menolak untuk divaksin Covid-19.

"Ada yang menolak, pertama padangan terhadap jenis sinovac dan astrazeneca, mereka membanding-bandingkan atau memilih-milih," ucap dia kepada Wartakotalive.com di Puskesmas Kramat Jati, Jumat (20/8/2021).

Kejadian itu dialami sendiri oleh Eka ketika ia meninjau sentra vaksinasi Covid-19 di wilayah Kramat Jati, Jakarta Timur.

Di mana warga sudah mengantre puluhan orang, tiba-tiba membubarkan diri sekira 20-30 orang karena mengetahui jenis vaksinasinya astrazeneca.

"Itu kenyataan. Ada saya itu di lokasi mereka bubar," jelasnya.

Dengan adanya warga yang bubarkan diri, maka ia memutar otak agar pihak Puskesmas Kecamatan Kramat Jati menyediakan dosis vaksin jenis sinovac.

Padahal dalam surat edaran Dinas Kesehatan DKI Jakarta warga penerima dosis pertama wajib astrazeneca.

Tapi demi capaian vaksin Covid-19, maka pihaknya menyediakan sinovac untuk dosis pertama.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved