PPKM Level 4

Kapan Mal di Bekasi Dibuka? Ini Jawaban Wali Kota Rahmat Effendi

Begini jawaban Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi soal kapan mal di Bekasi dibuka di masa perpanjangan PPKM.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Panji Baskhara
Istimewa
Begini jawaban Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi soal kapan mal di Bekasi dibuka di masa perpanjangan PPKM. Foto: Suasana kawasan Summarecon Bekasi 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Sebentar lagi, pusat perbelanjaan atau mal di Bekasi dibuka untuk masyarakat.

Mengenai mal di Kota Bekasi dibuka sebentar lagi dibenarkan langsung oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Diketahui, Pemerintah Kota Bekasi memperpanjang masa PPKM Level 4 sampai dengan 23 Agustus 2021.

Hal tersebut, sesuai dengan Surat Edaran Nomor: 443.1/1184/SET.COVID-19 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Kota Bekasi.

Baca juga: Pemkab Bekasi Bakal Titip Ganti Untung Pembebasan Lahan Jalan Cikarang Cibarusah ke Pengadilan

Baca juga: Ratusan Narapidana Lapas Kelas IIA Bulak Kapal Bekasi Dapat Remisi Kemerdekaan, Langsung Sujud Sukur

Baca juga: Warga Muara Gembong Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Pesisir Utara Bekasi

Menindaklanjuti Instruksi Mendagri Nomor 30 Tahun 2021 soal pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, Level 2 Corona Virus Disease 2019 Wilayah Jawa dan Bali, ada beberapa pelonggaran diterapkan.

Salah satunya memperbolehkan mal kembali beroperasi.

Menurut Rahmat Effendi, saat ini pihaknya tengah menyusun regulasi persiapan pembukaan mal di wilayahnya.

"Kita sudah susun roadmapnya, kapan nanti akan dibuka, kami awasi ketat," ucap Rahmat saat dikonfirmasi, Rabu (18/8/2021).

Rahmat menjelaskan kegiatan pada pusat perbelanjaan, mal, pusat perdagangan dilakukan uji coba implementasi protokol kesehatan dengan berbagai ketentuan.

"Kapasitas dibatasi 50 persen saja, jam operasionalnya dari 10 pagi, sampai 8 malam dengan prokes yang ketat," ungkapnya.

Kemudian, pengelola mal diwajibkan untuk mengakses aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai pada pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan.

Mereka nantinta juga diminta untuk menyiapkan gerai vaksinasi untuk karyawan, pengunjung dan pedagang yang belum divaksin Covid-19.

Lalu, pengunjung yang tak bisa divaksin karena alasan memiliki penyakit penyerta, wajib menunjukan hasil negatif tes swab antigen.

Gerai restoran dan makanan hanya diperbolehkan menerima makan di tempat (dine-in) sebanyak 50 persen.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved