Minggu, 17 Mei 2026

Lifestle

Merdeka Atasi Flu dengan Hercolgen yang Mengandung Jahe, Daun Teh, Kayu Manis dan Daun Poko Mint

PT Natura Nuswantara Nirmala (Nucleus Farma), berinovasi dengan formula dan sediaan yang menjawab kebutuhan masyarakat akan obat flu alami,Hercolgen.

Tayang:
Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Kompas.com
Ilustrasi, Merdeka Atasi Flu dengan Hercolgen yang Mengandung Jahe, Daun Teh, Kayu Manis dan Daun Poko Mint. 

WARTAKOTA:IVE.COM, JAKARTA -  Merdeka atasi flu dengan Hercolgen yang mengandung jahe, daun teh, kayu manis dan daun poko mint.

Dalam beberapa tahun terakhir, infeksi saluran pernapasan terutama virus influenza telah berdampak besar pada masyarakat di seluruh dunia.

Kebanyakan pandemi yang terjadi di dunia disebabkan oleh virus influenza, virus flu dapat berubah dari waktu ke waktu dan umumnya para ahli memprediksi perubahan yang terjadi bahkan muncul virus baru yang dapat bermutasi.

Influenza musiman telah menyebabkan morbiditas dan mortalitas setiap tahun dan merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama.

Guru besar Universitas Pancasila, Prof Dr Syamsuddin MBiomed Apt, menjelaskan, penyakit saluran pernapasan yang saat ini tengah melanda dunia pun menjadi perhatian global, yakni virus Sars-Cov-2 atau Covid-19. Sebelum Covid-19 melanda dunia ada beberapa virus yang pernah terjadi.

Di antaranya adalah flu Asia, flu babi, flu Spanyol, dan flu burung. Flu babi merupakan flu yang menimbulkan korban besar.

Baca juga: Tugas Mulia, Alasan Reni Jadi Relawan dalam Program Vaksinasi Merdeka

Hal ini disebabkan oleh virus baru dengan jenis H1N1 yang berasal dari Meksiko pada  2009 sebelum menyebar hingga ke seluruh dunia.

Total infeksi yang terjadi karena penyakit ini adalah 1,4 miliar orang dengan angka kematian dapat mencapai 500.000 ribu orang.

"Penyakit yang menyerang pernapasan sangatlah berbahaya dikarenakan fitur genetik virus yang membuat mudah bermutasi menjadi ancaman dan perlu adanya tindakan pencegahan apabila gejala flu ringan sudah mulai menyerang tubuh," kata Prof  Dr Syamsudin, Selasa (17/8/2021).

Menurut Prof Dr Syamsudin, alternatif penggunaan bahan alami sangat berperan dapat membantu mengendalikan wabah pandemi virus terutama pada masa Covid-19 yang belum dapat diperkirakan kapan berakhir.

Oleh karena itu, dengan mengurangi gejala penyakit dengan bahan alami ini tentu dapat menjadi pilihan utama dengan momen masyarakat saat ini sudah cerdas mengonsumsi obat berbahan dasar dari alam.

Baca juga: Di HUT Kemerdekaan RI, Rahman dan Andika Akhirnya Bebas. Keduanya Ingin Minta Maaf ke Keluarganya

Daya tarik pengobatan herbal adalah spektrum luas target virus potensial, karena komponen herbal ini dapat berinteraksi dengan protein virus yang berbeda dan tidak dibatasi oleh perbedaan strain virus dan mutasi yang resistan terhadap obat akibatnya setiap virus influenza rentan.

Selain ini ekstrak sering memiliki sifat antibakteri, anti-inflamasi, dan anti-oksidan, yang semuanya akan menjadi bermanfaat selama infeksi influenza.

Ekstrak herbal dapat melawan influenza dengan penghambatan neuraminidase, mencegah virus, menstinulasi produksi IFN-gamma oleh sel T, dan menghambat aktivitas hemaglutinasi virus yang berpenetrasi ke dalam sel inang di dalam tubuh.

Kemudian peningkatan produksi immunoglobulin virus anti-influenza, sintesis penghambatan RNA dan protein virus, menekan replikasi virus influenza, menginduksi sekresi IFN tipe I dan sitokin pro-inflamasi dengan stimulasi selanjutnya dari aktivitas antivirus dan dapat merusak struktur virion dalam virus flu.

Baca juga: Warga Muara Gembong Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Pesisir Utara Bekasi

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved