Berita Depok
Kelakuan Kawanan Monyet di Depok, Diusir Pergi dari Permukiman Justru Makin Beringas Serang Warga
Puluhan monyet itu biasanya berjalan di atap rumah warga maupun jalan daei tembok dan juga kabel listrik.
Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, CIMANGGIS - Warga di pemukiman warga di Komplek IPTN, RT 10/03 Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok rupanya sudah sering mencoba mengusir kawanan monyet liar yang berkeliaran di pemukiman warga sekitar.
Salah seorang keamanan Komplek IPTN, Henri mengatakan, warga sudah berulang kali mengusir saat kawanan monyet liar itu datang.
Namun usaha tersebut tak pernah bisa maksimal dilakukan dan tetap membuat puluhan monyet itu terus menerus mendatangi pemukiman warga.
"Tiap kali diusir pasti melawan, kalau kita usir sati ekor nanti tema-temannya kayak mau belain gitu, ikut-ikutan mau nyerang warga, ya warga takut kan kalau kayak gitu," kata Henri kepada Warta Kota di lokasi, Senin (16/8/2021).
Baca juga: Diteror Puluhan Monyet Liar, Warga di Kota Depok Berharap Ada Tindakan Nyata Petugas
Biasanya, kawanan monyet yang berjumlah sekitar 30-50 ekor ini kerap datang pada waktu pagi hari sekira pukul 06.00-08.00 WIB dan sore sekira pukul 16.00-18.00 WIB.
"Sama kayak waktu sarapannya orang, jadi kalau pagi dia datang nyari makan, lari ke pohon atau ke kebun singkong, abis tuh nanti dicabutin sama mereka," tuturnya.
Sebelumnya, Ketua RT 10/03 Sudrajat Suciono mengatakan, monyet liar ini dikatakan Sudrajat biasanya tak menetap di satu lokasi tetapi berpindah-pindah disekitar kawasan pemukiman Komplek IPTN.
Puluhan monyet biasanya berjalan di atap rumah warga maupun jalan daei tembok dan juga kabel listrik.
Sudrajat pun mengatakan tak jarang biasanya kelompok monyet liar ini sering berantem berebut makanan yang ada di sekita pemukiman warga.
"Ya tentunya ini meresahkan warga sebab pernah kejadian seorang warga dicakar dan digigit sampai kami larikan ke klinik. Warga juga kalau sudah lihat monyet datang langsung tutup pintu dan jendela," papar Sudrajat.
Teror monyet liat ini nyatanya bukan hal baru bagi warga sekitar lokasi, sebab, kejadian teror monyet ini sudah berlangsung sejak lima tahun terakhir.
Baca juga: Pangkas Jumlah Komisaris dan Direksi, Garuda Indonesia Hemat Rp 700 Juta per Bulan
Di mana pada akhir pekan ini kawanan monyet liar tersebut makin sering datang dalam jumlah yang banyak.
“Kami menduga monyet- moyet tersebut berasal dari Bumi Perkemahan Cibubur, lalu menyeberang ke Wiladatika kemudian sampai ke pemukiman warga," tutur Sudrajat.
Tak hanya merusak tanaman, gerombolan monyet liar kerap merusak tanaman dan merusak pakaian yang sedang berjemur serta mengambil makanan.
Baca juga: Kedapatan Melanggar Aturan PPKM Level 4, Satpol PP Bubarkan Paksa Empat Kegiatan Warga di Kota Depok
Atas kejadian ini, Sudrajat mengaku pihaknua sudah melaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok yang kemudian diarahkan melapor ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Jawa Barat (Jabar).
"Juni 2020 kami lapor ke BKSDA Bogor, mereka akhirnya datang dan melakukan pemantauan selama satu minggu tapi hasilnya tidak ada menurut kami karena monyetnya masih terus datang dan tidak ada penangkapan atau evakuasi monyet juga dari mereka," akunya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/serangan-monyet-liar-di-depok.jpg)