Hobi
Pemilik Hewan Peliharaan Harus Punya Tiga Komitmen Dalam Mencukupi Kebutuhan Hewan
PT Royal Canin Indonesia menyajikan aplikas bagi para penyayang binatang mengenai informasi perawatan
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kucing dan anjing merupakan salah satu pilihan hewan peliharaan favorit masyarakat di Indonesia.
Kedua hewan tersebut menjadi favorit karena sebagian besar menganggap kedua hewan ini menggemaskan dan setia dengan pet parents (pemilik hewan peliharaan).
Namun perlu diingat, keputusan untuk memelihara hewan juga datang dengan komitmen untuk mencukupi kebutuhan hewan yang dirawat.
Dokter hewan Novi Wulandari, sekaligus Corporate Affairs Manager PT Royal Canin Indonesia menjelaskan, ada tiga komitmen yang patut diperhatikan oleh pemilik hewan peliharaan.
Pertama, jelas harus komitmen waktu. Jadi, ketika punya hewan peliharaan itu harus diurus benar-benar.
Baca juga: Dua Harimau Sumatera Terpapar Covid-19, Pengawasan Hewan di Taman Margasatwa Ragunan Dipertanyakan
Pemilik sering tak punya komitmen waktu, tidak dapat menjaga kesehatan dan kebersihan peliharaan.
Ketika sudah dalam kondisi yang tidak terawat dan terurus itu akhirnya banyak hewan yang dibuang karena sudah tidak lagi cantik atau sehat.
“Oleh karena itu, komitmen waktu penting untuk memastikan kondisi fisik dan mental hewan peliharaan tetap baik,” ungkap Novi saat konferensi pers virtual Peluncuran Aplikasi Royal Canin Club #SayangiLebihLakukanLebih, Jumat (6/8).
Kedua, adalah komitmen finansial. Artinya pemilik hewan peliharaan harus mampu membiayai makanan hewan.
“Kucing harus dipastikan bebas dari lapar dan haus. Dengan menyediakan akses bebas ke air bersih dan makanan, untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bersemangat,” sebut Novi.
Selain itu, pemiik hewan juga mampu melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan hewan secara rutin oleh dokter hewan.
Hewan yang rutin mendapatkan pemeriksaan medis minimal dalam satu tahun dua kali atau setiap enam bulan sekali tentunya memiliki jangka waktu dan kualitas hidup yang lebih baik.
“Ini misalnya seperti pemberian vaksin. Jadi jangan tunggu sakit dulu baru ke dokter hewan. Ke dokter hewan itu selain memenuhi kebutuhan vaksinasi ada juga kebutuhan antiparasit yang harus diberikan secara berkelanjutan. Walaupun hewan peliharaan hanya berada di dalam rumah, sering kali ada serangga yang sulit terlihat oleh mata seperti kutu atau cacing itu bisa menjangkiti anak bulu,” ungkap Novi.
Baca juga: Puluhan PKL Ikan Hias dan Hewan Peliharaan di Jatinegara Ditata Sesuai Protokol Kesehatan
Novi juga menyarankan, pemilik hewan peliharaan sebaiknya memiliki nomor dokter hewan 24 jam agar bisa berjaga-jaga untuk diagnosa cepat dan penanganan jika terjadi sesuatu hal pada hewan tercinta.
Komitmen terakhir adalah untuk bersama sepanjang hayat hewan peliharaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/peluncuran-royal-canin-club.jpg)