Breaking News:

Jalan Rusak

Belasan Pengendara Motor Alami Kecelakaan Tiap Hari di Jalan Raya Juanda Akibat Rusak Parah

Warga Batusari Tangerang keluhkan kondisi jalan raya Ir Juanda yang rusak parah, karena menyebabkan banyak pengendara motor yang kecelakaan.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Valentino Verry
warta kota/gilbert sem sandro
Kondisi jalan raya Ir Juanda arah menuju Bandara Soekarno-Hatta yang penuh lubang di sepanjang jalan dengan dalam 4-5cm. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Warga Batusari Tangerang keluhkan kondisi jalan raya Ir. Juanda yang rusak parah, menyebabkan sedikitnya 15 pengendara sepeda motor alami kecelakaan setiap harinya.

Rohmat, warga yang tinggal di sepanjang Jalan Ir Juanda menjelaskan, jalan tersebut selalu rusak, karena banyak kendaraan bermuatan besar seperti truk, sering melintasi jalan tersebut. 

Baca juga: Restoran Seafood di Tambora Disambangi Maling saat PPKM Level 4

Hal itulah yang menimbulkan lubang di setiap sisi jalan arteri menuju Bandara Soekarno-Hatta tersebut.

Apalagi saat musim penghujan tiba, jalan yang rusak menjadi tergenang air, membuat para pengendara yang melintas tidak mengetahui titik jalan mana saja yang berlubang.

Ditambah kendaraan berat seperti truk tanah yang melintas pada siang hari, membuat kondisi jalan semakin licin dan berbahaya untuk pengguna jalan yang melintas, khususnya pengendara motor.

"Pengendara sepeda motor yang paling sering kecelakaan disini, dalam sehari bisa sampai 15-20 motor yang jatuh karna tidak tau ada jalan berlubang," ujar Rohmat saat diwawancarai Wartakotalive.com, Jumat(6/8/2021).

Menurut Rohmat, jalan Ir Juanda sudah pernah mengalami perbaikan sebanyak dua kali.

Baca juga: Pemkab Bekasi Bangun Bank Sampah Induk untuk Atasi Masalah Sampah

Namun, pengerjaan perbaikan jalan terkesan asal, karena penambalan jalan tidak menggunakan pondasi yang kuat.

"Sebelumnya sudah dua kali jalan ini diperbaiki, namun proses perbaikannya hanya asal hanya di cor saja membuat jalan berkali kembali berlubang," terang Rohmat.

"Saya pernah lihat waktu jalan diperbaiki itu tidak pakai besi, murni hanya coran biasa ditambal doang. Kalau cuma gitu, jangankan jalanan yang di lewati puluhan kendaraan, bangunan pun pasti rubuh," keluhnya.

Melalui pantauan Wartakotalive.com, satu jalur Jalan Raya Pantura arah menuju Bandara Soetta sudah tidak berfungsi. Kondisi jalan yang penuh lubang sedalam 4 hingga 5 cm menjadi penyebab jalur itu ditutup.

Baca juga: VIDEO : Begini Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Isolasi Mandiri

Kemudian, jalur yang semula hanya gunakan pengendara menuju arah Neglasari, kini akhirnya dilintasi dua arah.

Terlihat beberapa barier berwarna orange berada di titik titik jalur tersebut, barier itu diletakkan warga sekitar, agar pengendara yang melintas mengetahui titik jalan yang berlubang.

"Harapan saya semoga pemerintah bisa lebih teliti memperhatikan perbaikan jalan, sehingga tidak membuang buang anggaran yang sia-sia hanya untuk perbaikan jalan doang," tuturnya.

"Jangan cuma andelin bawahan saja, sesekali coba suruh kesini turun kejalan langsung biar pak Walikota liat kaya apa kondisi aslinya jalan ini," tutup Rohmat.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved