Breaking News:

Olimpiade Tokyo

Denir: Apriyani Rahayu Ditinggal Ibunya Saat Bertanding di Kejuaraan Dunia Junior BWF 2015 di Peru

Baginya, kejuaraan yang paling berkesan yang ia banggakan dari Apriyani bukan hanya medali emas Olimpiade Tokyo, melainkan kejuaraan dunia 2015 lalu

Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Umar Widodo
Warta Kota/Rafsanzani Simanjorang
Denir, tante dari Apriyani Rahayu ceritakan Apriyani Rahayu ditinggal Ibunya saat bertanding di Kota Lima, Peru tahun 2015 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

WARTAKOTALIVE.COM, AKARTA - Apriyani Rahayu, atlet bulu tangkis ganda putri asal dusun Lawulo, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara baru saja meraih medali emas Olimpiade Tokyo.

Bagi seorang atlet, meraih medali emas Olimpiade merupakan prestasi yang tertinggi yang bisa diberikan untuk negara.

Tak heran jika negara Indonesia memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi pahlawan olahraga tersebut.

Namun, sudut pandang berbeda diberikan oleh sosok Denir, tante dari Apriyani Rahayu.

Baginya, kejuaraan yang paling berkesan yang ia banggakan dari Apriyani bukan hanya medali emas Olimpiade Tokyo, melainkan kejuaraan dunia junior 2015 di Kota Lima, Peru.

Apriyani Rahayu saat itu bermain di nomor ganda campuran berpasangan dengan Fachryza Abimanyu yang menjadi unggulan kelima. 

Pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu usai menerima medali emas diatas podium kehormatan di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Senin (2/8/2021)
Pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu usai menerima medali emas diatas podium kehormatan di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Senin (2/8/2021) (NOC Indonesia)

Apriyani/Fachryza masuk ke babak semifinal tapi kalah dari wakil China, He Ji Ting/Du Ye dua gim langsung 13-21, 10-21 dalam waktu 23 menit. 

Apriyani akhirnya meraih medali perunggu di kejuaraan dunia junior di Kota Lima, Peru, saat itu pula ia kehilangan ibunya untuk selama-lamanya.

Denir mengisahkan Siti Djauhar ibu dari Apriyani Rahayu menghembuskan nafas terakhir saat anak bontotnya itu tengah menjalankan pertandingan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved