Breaking News:

Berita Jakarta

BPK Temukan Pemborosan Pembelian Alat Rapid Test dan Masker oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta

BPK RI Perwakilan Provinsi DKI Jakarta menemukan ada pemborosan pembelian alat rapid test Covid-19 dan masker.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Intan Ungaling Dian

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi DKI Jakarta menemukan ada pemborosan pembelian alat rapid test Covid-19 dan masker.

Pembeliaan alat rapid test dan masker dilakukan Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Hal itu diketahui berdasarkan dokumen Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Pemprov DKI Jakarta tahun 2020.

Berdasarkan dokumen yang dikutip wartaKotalive.com total pemborosan rapid test Covid-19 hingga Rp 1.190.908.00.

Sedangkan pembelian masker mencapai Rp 5.850.000.000.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut menggunakan pos anggaran belanja tidak langsung (BTT) anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2020.

Berdasarkan pemeriksaan atas dokumen pertanggungjawaban pembayaran, diketahui Dinas Kesehatan DKI melakukan dua kali pengadaan rapid test Covid-19 dengan merk sama dalam waktu berdekatan.

Dalam dua kali kesempatan pengadaan itu, Dinkes DKI Jakarta menggunakan penyedia jasa berbeda yaitu PT NPN dan PT TKM.

Baca juga: Penumpang Mengaku Pakai Jasa Calo Surat Rapid Test Palsu, Ini Tanggapan Bandara Juanda Surabaya

Awalnya, Dinkes memesan 50.000 pieces alat rapid test Covid-19 IgG/IgM Rapid Test Cassette (WB/S/P).

Alat rapid test itu dalam satu kemasan isi 25 cassette dari PT NPN. Jenis kontrak yang dibuat merupakan kontrak harga satuan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved