Kamis, 23 April 2026

Olimpiade Tokyo 2020

Ada Peran Besar dari Sang Bunda dalam Keberhasilan Apriyani Rahayu Sabet Emas Olimpiade Tokyo 2020

Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8/2021).

Penulis: RafzanjaniSimanjorang | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota
Denir, tante dari Apriyani Rahayu, atlet bulu tangkis ganda putri Indonesia. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Atlet bulu tangkis ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu menjadi perbincangan hangat di masyarakat luas saat ini. 

Berpasangan dengan Greysia Polii, Apriyani meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8/2021).

Kesuksesan Apriyani bersama Greysia memberikan kesan mendalam bagi keluarganya.

Terutama bagi Denir selaku tante dari Apriyani.

Meskipun, Apriyani sudah menorehkan beragam prestasi bergengsi di kejuaraan bulu tangkis sejak 2017, namun torehan medali emas Olimpiade sangat berbeda. 

Denir yang selalu menonton pertandingan Apriyani di Olimpiade Tokyo 2020, mengaku melihat sesuatu yang tak biasanya dari Ani (sapaannya kepada Apriyani). 

Terlebih di partai final. Denir menyebut, partai final layaknya sebuah mukjizat.

"Menurut saya, di partai final kemarin itu berbeda dengan laga sebelumnya. Ada yang lain, terutama kepada Ani. Itu bola yang tidak bisa diambil, bisa dikembalikan oleh dia. Seperti ada energi yang berbeda," kata Denir kepada Warta Kota.

Baca juga: Raih Emas Olimpiade Tokyo 2020, Greysia/Apriyani Dihadiahi Rumah Seharga Miliaran di PIK 2, Jakut

Baca juga: Usai Meraih Medali Emas Olimpiade, Imelda Wigoeno Meminta Greysia Polii Jangan Cepat-Cepat Pensiun

Baca juga: Kabid Binpres PP PBSI Rionny Mainaky Bangga dan Bersyukur Atas Hasil di Olimpiade Tokyo

Usai memenangi laga final dan meraih medali emas, Denir mengaku tak kuasa menahan tangis.

Denir mengenang kembali sosok almarhumah ibu Apriyani, Siti Jauhar, yang wafat pada 2015.

"Dukungan dari almarhumah ibunya dulu luar biasa. Dalam keadaan sakitpun, ibunya tetap mengantarkan dia latihan atau bermain. Demi Apriyani, almarhumah ibunya tetap mendukung meski sakit," tutur Apriyani.

Sebagai keluarga, Denir akrab dengan Siti Jauhar semasa hidup.

Bahkan, tidak jarang keduanya mengobrol bersama. 

Denirpun ada saat Siti Jauhar mengembuskan nafas terkahirnya.

Alhasil, Denir pun mulai meneteskan air mata mengingat Siti Jauhar tak bisa melihat langsung kesuksesan Apriyani saat ini.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved