Breaking News:

PPKM

Hari Terakhir PPKM Darurat, Jalan Tol Tangerang-Jakarta Mulai Macet

Jalan tol padat itu tampak dari atas jembatan layang Jalan Kembang Kerep. Mayoritas kendaraan yang mengantre yakni kendaraan pribadi. 

Penulis: Desy Selviany | Editor: Intan Ungaling Dian
Warta Kota/Desy Selviany
Jalan Tol Tangerang-Jakarta arah Tomang terpantau mulai kembali padat merayap Senin (2/8/2021) pagi. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEMBANGAN - Jalan Tol Tangerang-Jakarta arah Tomang terpantau mulai kembali padat merayap Senin (2/8/2021) pagi.

Kemacetan Jalan Tol Tangerang-Jakarta itu terjadi di kilometer (KM) 5 dan KM 6.

Jalan tol padat itu tampak dari atas jembatan layang Jalan Kembang Kerep. Mayoritas kendaraan yang mengantre yakni kendaraan pribadi. 

Kemacetan terjadi pukul 09.00 WIB.

Antrean kemacetan terlihat mengular hingga 2 kilometer.

Baca juga: FAKTA Jalan Tol Tak Hanya Perlancar Lalu Lintas, Tapi Juga Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Baca juga: Mulai 16 Juli, Polisi Lakukan Penyekatan PPKM di Km 31 Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek Arah Cikampek

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan bahwa ada kenaikan volume kendaraan pada hari terakhir pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Kenaikan volume kendaraan, kata Sambodo, mencapai 30 persen dari seluruh wilayah Jabodetabek.

"Iya kenaikannya sampai 30 persen. Baik di jalan raya ataupun jalan tol," tutur Sambodo saat dikonfirmasi lewat telepon.

Dia memastikan bahwa pemeriksaan surat tanda registrasi pekerja (STRP) tetap berjalan, baik di jalan tol atau jalan raya.

Baca juga: Akses Jalan Utama Jalan Tol hingga Jalan Perumahan Ditutup selama PPKM Darurat, Berikut Daftarnya

Baca juga: Jasa Marga Lakukan Pekerjaan Rekonstruksi Jalan di KM 24 Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Sementara itu, Kasudin Perhubungan Jakarta Barat Erwansyah menampik terjadi kenaikan volume kendaraan di Jakarta Barat.

Menurut Erwansyah, kemacetan di Jalan Tol Tangerang-Jakarta arah Tomang kemungkinan karena ada proyek penggalian.

"Masih sama saja volume kendaraan seperti dua pekan terakhir. Mungkin di sana ada penggalian atau ada kecelakaan," tutur Erwansyah. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved