Breaking News:

Olimpiade Tokyo 2020

Masitah Selaku Istri Eko Yuli Irawan Menjelaskan Bahwa Snatch Jauh Lebih Sulit dari Clean and Jerk

Dalam olahraga angkat besi ada kategori snatch serta clean and jerk. Kedua katergori itu tiga kali kesempatan angkatan pada pertandingan resmi.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Sigit Nugroho
Wartakotalive/Rafzanjani Simanjorang
Masitah, istri lifter Indonesia Eko Yuli Irawan ditemui Warta Kota di wilayah Jakasetia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (26/7). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan, telah meraih medali perak di kelas 61 kg Olimpiade Tokyo 2020.

Selain itu, dua atlet angkat besi Indonesia juga raih medali.

Windy Cantika Aisah dan Rahmat Abdullah berhasil meraih medali perunggu.

Kesuksesan tiga atlet angkat besi itu jadi buah bibir masyarakat di Tanah Air.

Walhasil,  olahraga angkat besi pun mulai menarik minat masyarakat Indonesia.

Dalam angkat besi, kita mengenal kategori snatch serta clean and jerk.

Kedua katergori itu tiga kali kesempatan angkatan pada pertandingan resmi.

Usut punya usut, ternyata kategori snatch jauh lebih sulit dari clean and jerk.

Hal itu disampaikan oleh Masitah, mantan lifter putri Indonesia, peraih medali perunggu SEA Games 2011.

Baca juga: Sisi Lain Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan, Punya Hobi Suka Habiskan Waktu 2 Jam dengan Cupang

Baca juga: Mimpi dan Rencana Atlet Angkat Besi Eko Yuli Setelah Olimpiade Tokyo 2020, Begini Penuturan Istri

Baca juga: Jelang Olimpiade Tokyo 2020, Keberangkatan Rowing dan Angkat Besi Diundur Jadi Selasa (20/7/2021)

Masitah yang saat ini berstatus sebagai istri Eko Yuli mengatakan bahwa snatch membutuhkan keseimbangan karena diangkat langsung.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved