Olimpiade Tokyo 2020

Mimpi dan Rencana Atlet Angkat Besi Eko Yuli Setelah Olimpiade Tokyo 2020, Begini Penuturan Istri

Sebelum berangkat ke Tokyo, Eko bercerita kepada Istrinya, Masitah (32), mengenai mimpi dan harapan tertingginya sebagai seorang atlet angkat besi.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Medali perunggu dan perak yang diraih Eko Yuli Irawan di ajang Olimpiade 2008, 2012 dan 2016.     

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN --- Cukup banyak torehan prestasi dan medali yang telah diraih Eko Yuli Irawan sebagai atlet angkat besi andalan Indonesia.

Nama Eko bahkan sangat ditakuti oleh saingannya, tak hanya di kancah Asian Games, namun juga Olimpiade.

Sebelum berangkat ke Tokyo, Eko sempat bercerita kepada Istrinya, Masitah (32), mengenai mimpi dan harapan tertingginya sebagai seorang atlet angkat besi.

"Mas Eko maunya Olimpic dapat emas. Karena sempat bilang ke saya, 'Bun, ayah SEA Games (sudah) dapat emas, Asian Games (sudah) dapat emas, sekarang Olimpic maunya emas', begitu katanya," ujar wanita yang akrab disapa Ita itu, di kediamannya kawasan Jakasetia, Bekasi Selatan, Senin (26/7/2021).

Eko bahkan mendengungkan untuk pensiun menjadi atlet angkat besi apabila ia telah memperoleh tahta tertinggi melalui torehan emas pada ajang Olimpiade Tokyo 2020.

"Kemarin sempat ngomong, 'kalau Ayah (sekarang) dapat emas, kayaknya Ayah pensiun deh bun, gantian lah yang junior,' katanya gitu," katanya.

Ia pun bercita-cita untuk menumbuhkan bibit-bibit atlet muda dengan cara membuat klub angkat besi agar Indonesia bisa kembali bersaing mana kala nanti ia memutuskan untuk pensiun menjadi atlet.

"Dia sih bilangnya kalau memang pensiun, mau punya klub sendiri, tapi belum tercapai. Belum tahu mau bikin di Bekasi apa Jakarta. Belum sejauh itu," ungkap Ita.

Namun, Eko hanya berhasil mendulang medali perak pada Olimpiade Tokyo 2020 kemarin.

Ita pun belum mengetahui kelanjutan rencana masa depan suaminya.

"Tapi mungkin memang belum rezekinya dapat emas ya. Tapi, Alhamdulillah bersyukur saja, yang penting masih nyumbang medali untuk Indonesia. Belum tahu lagi gimana rencananya nanti kalau enggak dapat emas," tuturnya.

Meski begitu, Ita menegaskan tetap akan mendukung suaminya apabila nantinya Eko kembali berjuang untuk mewujudkan mimpinya meraih emas pada Olimpiade Paris 2024 mendatang.

"Tergantung Mas Eko, kalau masih kuat, masih mau dan masih dibutuhkan, silahkan. Kalau enggak salah nanti 'next' olimpiade umurnya 35 tahun. Kalau masih bisa, kayaknya bisa sih, ada yang lebih tua atlet luar negeri usianya sudah 37 tahun dan nyumbang medali. Kalau masih rezeki, Insya Allah bisa," kata Ita. 

Baca juga: Sempat Sakit Dua Bulan, Perjuangan Eko Yuli di Olimpiade Tokyo Torehkan Medali Perak untuk Indonesia

 
 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved