Kamis, 30 April 2026

Banten

KABAR GEMBIRA! Pemprov Banten Cairkan Insentif Guru Triwulan II Tahun 2021

Tunjangan prestasi guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) SMA, SMK, dan SKh Negeri di Provinsi Banten telah dicairkan.

Tayang:
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Pemprov Banten sudah mencairkan insentif dari Gubernur Banten Wahidin Halim untuk guru SMA, SMK dan SKH swasta. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) sudah merealisasikan atau mencairkan tunjangan prestasi guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) SMA, SMK, dan SKh Negeri.

Pencairan dana tersebut sebagai bentuk komitmen Gubernur Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy terhadap berjalannya Pendidikan, meski di tengah pandemi sekarang ini.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Dindikbud Pemprov Banten, Tabrani.

Ia menjelaskan tunjangan prestasi para guru langsung dicairkan ke rekening masing-masing. 

“Sertifikasi guru PNS termasuk Kepala Sekolah SMA, SMK dan SKh Negeri Triwulan II TA 2021 sudah tersalurkan ke rekening Bank Banten,” katanya, Jumat (30/7/2021).

Selain itu, Tabrani mengatakan Pemprov Banten juga sudah mencairkan insentif dari Gubernur Banten Wahidin Halim untuk guru SMA, SMK dan SKH swasta.

Baca juga: Kolaborasi Guru, Orangtua dan Anak Sangat Penting dalam PJJ

Baca juga: Kemendikbud Melalui Dyandra Academy Beri Pelatihan Guru SMK se-Jawa Barat, Banten dan Jakarta

Seperti insentif untuk guru swasta yang mengajar di SMA, SMK dan SKh disalurkan ke rekening guru melalui Bank Banten.

“Sudah disalurkan ke masing-masing rekening penerima dengan nilai Rp 21.003.000.000,” ujarnya.

Masih terkait Pendidikan, Gubernur Banten Wahidin Halim memastikan pendidikan tidak boleh terhenti gara-gara pandemi Covid-19.

Pendidikan untuk meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa. 

Baca juga: LOKASI Samsat Keliling Jumat 30 Juli 2021: Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi

“Kita tidak boleh menyerah, pendidikan tidak boleh berhenti. Kita pastikan anak-anak kita tetap bersekolah meskipun dengan daring. Karena pandemi ini masih menjadi penyebab,” ungkap pria yang akrab disapa WH ini.

Dikatakan, sejatinya Pemprov Banten sudah mempersiapkan segala bentuk persiapan PTM Tahun Pelajaran 2021/2022 sejak awal tahun 2021 ini.

Namun dikarenakan kondisi pandemi yang belum menunjukkan penurunan kasus, maka menurutnya PTM belum dapat dilaksanakan di Provinsi Banten. 

Meski demikian, tegas Gubernur Wahidin Halim, pihaknya memastikan bahwa pendidikan di Provinsi Banten tidak akan berhenti karena pandemi.

Baca juga: UPDATE Jadwal SIM Keliling Jumat 30 Juli 2021: Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Tangsel dan Bekasi

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten diminta untuk memantau sekolah-sekolah agar pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap dilaksanakan dengan metode dalam jaringan (daring). (dik)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved