Breaking News:

Berita Depok

Dana BST di Depok Tak Jadi Dipotong Rp 50.000 Untuk Perbaikan Ambulans, Bakal Dikembalikan ke Warga

Dana BST yang disunat Rp 50.000 dengan alasan untuk perbaikan ambulans di Depok akan dikembalikan ke warga.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Max Agung Pribadi
(TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA)
Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini blusukan ke perkampungan di Kota Tangerang untuk mengecek penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST), Rabu (28/7/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Ketua RW 05 Kelurahan Beji, Kuseri mengaku pihaknya akan mengembalikan uang sebesar Rp 50.000 yang dikatakanya didapat dari hasil donasi warganya.

Pengembalian ini dilakukan setelah ramai adanya informasi dari seorang warga bahwa bantuan sosial tunai (BST) disunat sebesar Rp 50.000 tanpa ada alasan jelas.

Dari dugaan pemotongan itu, terkumpul dana sebesar Rp 11 juta. 

Baca juga: Waktu Penyaluran Bentrok dengan Jadwal Vaksinasi, 216 Orang Warga Semper Timur Belum Terima BST

Pemotongan dilakukan berbarengan dengan pencairan dana bansos dari Pemerintah Pusat bagi warga terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat).

Kuseri mengatakan, di RW 05 ada 251 undangan penerima bansos.

Namun yang hadir hanya 231 orang. 

Baca juga: Kakek 72 Tahun di Bekasi Merasa Bahagia Terima Bantuan Sosial Tunai Rp 600.000

Sementara sisanya sebanyak 20 undangan lagi dikatakan Kuseri tidak jelas alamatnya walaupun sudah coba dicari oleh pengurus RT dan RW setempat.

Dana tersebut kemudian dikembalikan ke kantor pos lantaran tak ada penerimanya.

Potongan dikembalikan

Setelah ramai diberitakan, pengurus RW memutuskan untuk mengembalikan potongan dana ke warga.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved