Rabu, 22 April 2026

Olimpiade Tokyo 2020

Lolos ke Babak 16 Besar Sebagai Juara Grup J, Anthony Sinisuka Ginting Siap Hadapi Kanta Tsuneyama

Pebulu tangkis tunggal Putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting mengakhiri fase Grup J dengan predikat sebagai juara grup.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
Humas PBSI
Anthony Sinisuka Ginting. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pebulu tangkis tunggal Putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting mengakhiri fase Grup J dengan predikat sebagai juara grup.

Di laga kedua atau pamungkas Grup J, Anthony berhasil mengalahkan wakil dari Rusia dengan skor 21-12 dan 21-10.

Anthony bersyukur atas kemenangan kali ini.

Di laga 16 besar nanti, Anthony ingin lebih fokus dan maksimal lagi terlebih pertandingan sudah menerapkan sistem gugur.

“Pertama-tama, saya sangat berterima kasih kepada Tuhan, karena saya bermain bagus hari ini dan tanpa cedera. Saya bisa mengendalikan pertandingan dengan baik sampai akhir,” kata Anthony dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (28/7/2021).

"Saya harap, besok bisa mengontrol pertandingan. Lawan semakin berat tapi saya akan mencoba untuk tetap fokus dan menikmatinya,” ujar Anthony.

Baca juga: Anthony Sinisuka Ginting Berhasil ke Permpat Final Nomor Tunggal Putra Olimpiade Tokyo

Baca juga: Anthony Sinisuka Ginting Saksikan Acara Pembukaan Olimpiade Tokyo dari Tayangan Televisi

Baca juga: Walau Berpeluang Besar, Anthony Sinisuka Ginting Pilih Fokus Jalani Laga Step By Step di Olimpiade

Sementara itu, saat ditanya soal kans menghadapi Kanta Tsuneyama, Anthony menerangkan bahwa sudah sangat siap.

Bahkan, dirinya bakal kembali mempelajari permainan Kanta Tsuneyama melalui video.

“Saya akan mencoba menonton salah satu pertandingan terakhirnya dan mengingatkan diri saya sendiri tentang pertemuan terakhir kami, yang jelas saya sudah sangat siap menghadapinya,” ujar  Anthony.

Kanta Tsuneyama sendiri masih harus menentukan diri untuk keluar sebagai juara Grup I.

Laga penentu Kanta Tsuneyama versus Ygor Coelho dari Brasil akan tersaji malam ini.

Evaluasi

Sementara itu, kepala pelatih ganda campuran Indonesia, Richard Mainaky, sangat menyayangkan tersingkirnya Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di Olimpiade Tokyo 2020.

Praveen/Melati gugur di babak perempat final usai dikalahkan pasangan ranking satu dunia asal China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong, dengan skor 17-21 dan 15-21, Rabu (28/7/2021).

Atas kegagalan tersebut, Richard mengatakan bahwa pihaknya bakal mengevaluasi Praveen/Melati terutama soal kesalahan-kesalahan yang mereka perbuat.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved