Breaking News:

Virus Corona

Polres Metro Jaksel Ringkus Dua Tersangka Kasus Pemalsuan Hasil Tes PCR

Dua tersangka kasus pemalsuan surat hasil tes PCR berhasil diamankan Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (27/7/2021).

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Hertanto Soebijoto
Wartakotalive.com/Ramadhan LQ
Dua tersangka kasus pemalsuan surat hasil tes PCR ditangkap Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (27/7/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU -- Polres Metro Jakarta Selatan berhasil mengamankan dua tersangka kasus pemalsuan surat hasil tes PCR.

Kedua tersangka berinisial J dan ID ditangkap di Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (26/7/2021).

“Dari penyelidikan didapatkan dua tersangka atas nama J dan atas nama ID,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Azis Andriansyah, Selasa (27/7/2021).

Video: Aktivis HMI Dijemput dan Ditetapkan Tersangka Gara-gara Unggah Seruan Demo Copot Presiden Jokowi

Azis mengungkap para pelaku sudah menjalankan bisnis pemalsuan surat hasil tes PCR sejak April 2021.

Mereka menawarkan jasanya secara daring via media sosial Facebook tentang memperoleh sertifikat tanpa melalui kegiatan medik.

Dari kegiatan tersebut, komplotan pemalsuan surat hasil tes PCR memperoleh keuntungan senilai ratusan ribu per lembar.

Baca juga: Deddy Mizwar Akui Positif Covid-19, Bakal Lakukan Tes PCR untuk Dapat Hasil Akurat

Baca juga: Antre Tes PCR Berjam-jam, Sejumlah Penumpang di Terminal 3 Bandara Soetta Kecewa Batal Terbang

Pelaku berbekalkan identitas dari pemohon, lalu melakukan cetak format berdasarkan beberapa format yang dimiliki fasilitas kesehatan dari beberapa rumah sakit.

“Hal itu diselidiki lebih lanjut Tim dan diketahui benar bahwa alamat akun itu bisa memberikan kepada masyarakat bukti sertifikat PCR tanpa proses PCR yang benar,” katanya.

“Jadi hanya mengeluarkan cetakan berupa cetakan kertas sertifikat saja tanpa melakukan benar benar kegiatan PCR,” lanjut Azis.

Polisi mengamankan barang bukti berupa dokumen hasil tes PCR palsu, dua ponsel, komputer, dan printer.

Baca juga: Penumpang Bandara Soetta Wajib Tunjukan Kartu Vaksinasi dan Hasil Tes PCR Maksimal Berlaku 2 Hari

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal 263 dan Pasal 268 yaitu memalsukan surat atau membuat surat palsu dengan ancaman hukuman 6 tahun dan/atau 4 tahun. (m31)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved