Tim Pemulasaran Pondok Bambu Siaga 24 Jam, Beranggotakan Beberapa Petugas PPSU
Menggunakan APD level tiga saat menangani jenazah Covid-19. Sebab, petugas PPSU ini bakal melakukan kontak erat dengan orang yang terpapar Covid-19.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Agus Himawan
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur melatih 98 petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) menjadi tim pemulasaran jenazah pasien Covid-19.
Nantinya PPSU tersebut akan dikerahkan untuk proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 yang meninggal di rumah.
Lurah Pondok Bambu Angga Sastra Amidjaya menjelaskan, pelatihan ini melinatkan tenaga kesehatan Kecamatan Puskesmas Duren Sawit.
“Pelatihan dimulai dari penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas PPSU,” ujar Angga akhir pekan kemarin.
Menurut Angga, petugas PPSU tersebut menggunakan APD level tiga saat menangani jenazah Covid-19. Sebab, petugas PPSU ini bakal melakukan kontak erat dengan orang yang terpapar Covid-19.
Selain itu, pihaknya menyiapkan peti mati bagi jenazah yang meninggal agar virusnya tidak menyebar. “Kita harus saling membantu mengatasi pandemi Covid-19 dan kami siapkan tim pemulasaraan jenazah,” ucapnya.
Baca juga: Ribuan Warga Meninggal saat Jalani Isolasi Mandiri, Begini Penjelasan Wagub DKI
Baca juga: Berjalan Sepekan, Pencairan BST di Jakarta Sudah Mencapai 75 Persen
Puluhan petugas PPSU yang dilatih ini akan menangani jenazah Covid-19 secara bergiliran. Pihaknya akan siap selama 24 jam untuk warga yang membutuhkan bantuan tenaga pemulasaran.
“Kita berlakukan penjadwalan. Jadi, jika ada warga yang membutuhkan, tim pemulasaran ini siap untuk ke lokasi. Semoga ini dapat bermanfaat besar bagi kebutuhan dalam mengurangi beban masyarakat,” jelas dia.
Sementara, tim pemulasaran juga ada di Kelurahan Cilangkap. Tim pemulasarn ini pun beranggotakan petugas PPSU Kelurahan Cilangkap.
Lurah Cilangkap, Nasir Sugiar mengatakan, lima petugas PPSU sudah diberikan pelatihan pemulasaran jenazah.
“Setiap ada warga yang meninggal dunia di rumahnya karena Covid-19 maka tim pemulasaran Kelurahan Cilangkap kita kerahkan,” kata Nasir.
Menurut Nasir, proses pemulasaran Covid-19 dilakukan setelah pihak keluarga meminta bantuan ke Kelurahan Cilangkap.
Setelah dilakukan pemulasaran seperti dimandikan dan dikafankan, jenazah langsung dibawa ke tempat pemakaman umum (TPU) Bambu Apus. Jenazah dibawa menggunakan mobil operasional milik Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/anggota-ppsu-pondok-bambu-jadi-tim-pemulasaran-jenazah.jpg)