Vaksinasi Covid 19

Sempat Menolak karena Trauma Lihat Jarum Suntik, Key Ikut Suntik Vaksin Setelah Disemangati Ibunya

Sentra Vaksin Anak di Mal ABC, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara disambut antusias.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Orangtua menemani anaknya saat divaksin Covid-19 di Sentra Vaksin Anak Taman Impian Jaya Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (24/7/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, PADEMANGAN --- Sentra Vaksin Anak di Mal ABC, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara disambut antusias.

Sejumlah anak-anak berusia 12-17 tahun ikut datang untuk mendapatkan suntikan vaksin. 

Pantauan Wartakotalive.com di lokasi anak-anak yang datang itu kebanyakan didampingi orangtua mereka dan langsung menjalani proses vaksinasi covid-19.

Tidak sedikit di antara mereka yang takut jarum suntik. 

Bahkan ada anak-anak yang sampai harus dipeluk orangtuanya untuk ditenangkan karena ketakutan dengan jarum suntik tersebut. 

Satu di antaranya Key (12) yang sempat takut dan memejamkan matanya saat disuntik vaksin oleh vaksinator ke lengan kirinya. Ia pun didampingi ibundanya, Dian (40).

Dian yang melihat anaknya itu gugup saat akan disuntik vaksin sampai harus memeluk Key agar sang buah hati tenang.

Ia pun mengakui bahwa anaknya itu memiliki ketakutan terhadap jarum suntik. 

"Alhamdulillah anak saya jarang sakit, jadi anti jarum. Makanya tadi saya peluk karena dia takut jarum suntik, tapi akhirnya saya dampingi mau," ucap Dian, di lokasi, Sabtu (24/7/2021). 

Dia menceritakan anaknya sempat menolak untuk ikut vaksin.

Namun setelah diyakinkan, akhirnya Dian dan Key berangkat dari tempat tinggalnya di Bogor, Jawa Barat. 

"Tadinya anak sempet menolak. Katanya takut, Mamah. Tapi saya bilang bismillah saja, akhirnya mau lah demi ikut program pemerintah," ucap Dian.

Hal serupa juga dialami Elrei (12), bocah laki-laki yang sampai meneteskan air mata saat gilirannya divaksin karena rasa takut terhadap jarum suntik. 

Elrei yang datang bersama kakak laki-lakinya, Leroi (14), menangis sampai harus dipeluk oleh sang ibu, Dinda (38).

Menurut Dinda, anaknya itu memang memiliki trauma terhadap jarum suntik.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved