Breaking News:

Nyaris Tewas, Kondisi 2 Pengamen yang Adu Celurit di Bundaran Alam Sutera Kini Membaik

Dua pengamen yang terlibat duel adu celurit di Bundaran Alam Sutera kini kondisinya mulai membaik.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Max Agung Pribadi
istimewa
Tangkapan layar perkelahian antar kelompok pengamen di Bunderan Alam Sutera, Serpong Utara, Kota Tangsel. 

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG UTARA - Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Iman Imanuddin membenarkan adanya aksi pembacokan terkait perkelahian antar dua kelompok pengamen di Bunderan Alam Sutera, Pakulonan, Serpong Utara pada Kamis, 22 Juli 2021. 

Menurutnya saat ini kondisi kedua korban pembacokan tersebut telah berangsur pulih. 

"Sudah membaik, dua orang (korban-red)," katanya saat ditemui di Mapolres Tangsel, Serpong, Sabtu (24/7/2021).

Baca juga: Tembakan Peringatan Hentikan Tawuran Antarkelompok Remaja Bawa Parang dan Celurit di Pademangan

Iman mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap aksi perkelahian dua kelompok pengamen itu. 

Menurutnya penyelidikan dilakukan guna mengetahui motif keributan antar dua kelompok pengamen itu. 

"Kami sedang melakukan penyelidikan dari kejadian tersebut mudah-mudahan bisa terungkap dari tindak pidana yang tejadi pada saat itu," ungkapnya. 

Baca juga: Empat Pria Bersenjata Celurit Begal Warga di Tanjung Duren, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Sementara itu, Nurul Rohidatul (26) selaku saksi mata peristiwa mengaku keributan tersebut sempat membuat resah warag sekitar maupun pengguna jalan yang melintas. 

Pasalnya, dua kelompok saling membawa anggotanya hingga perkelahian tersebut berlangsung lama. 

"Lihat, tapi enggak detail banget jadi kronologinya enggak tahu. Rada lama enggak cepet, agak lama orang ributnya juga bikin ngeri si gitu. Meresahkan masyarakat yang di sini, yang lagi lalu lalang di sini juga pada takut ngeri," kata wanita penjulan tanaman hias di lokasi sekitar peristiwa, Serpong Utara, Kota Tangsel, Sabtu (24/7/2021).

Baca juga: Berlagak Tanya Alamat, Komplotan Begal Todong Celurit Rampas Ponsel Pegawai di Pulogadung

Ia pun mengakui perkelahian tersebut mengerikan karena menggunakan senjata tajam (sajam) dari masing-masing kelompok. 

Selain itu terdapat korban luka sajam saat perkelahian antar dua kelompok pengamen tersebut terjadi. 

"Iya ada kelihatan korban, ada beberapa yang bawa sajam juga," pungkasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved