Selasa, 28 April 2026

PPKM Darurat

Antisipasi Aksi 'Jokowi End Game', hari ini Ada 3.385 Personel Gabungan Dikerahkan

Sebanyak 3.385 personel gabungan dari TNI, Polda Metro Jaya, dan aparat Pemprov DKI disiagakan, mengantisipasi seruan aksi demo 'Jokowi End Game'

istimewa
Unjuk rasa besar akan dilakukan Sabtu (24/7/2021)secara serentakpada tanggal 24 Juli 2021 bertajuk 'Jokowi End Game 

Antisipasi Aksi 'Jokowi End Game', 3.385 Personel Gabungan Dikerahkan

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Sebanyak 3.385 personel gabungan dari TNI, Polda Metro Jaya, dan aparat Pemprov DKI disiagakan, mengantisipasi seruan aksi demo 'Jokowi End Game' yang menolak perpanjangan PPKM Darurat, Sabtu (24/7/2021).

Hal itu dikatakan Karo Ops Polda Metro Jaya, Kombes Pol Marsudianto, Sabtu (24/7/2021).

"Personel untuk mengamankan demo sebanyak 3.385 orang, gabungan," kata Marsudianto saat dihubungi wartawan, Sabtu (24/7/2021).

Menurut Marsudianto personel tersebut sudah berjaga sejak pukul 07.00 WIB pagi.

Titik yang dijaga yakni titik yang diisukan bakal dijadikan lokasi demo hari ini.

Baca juga: Jumlah Covid-19 Masih Melonjak, Polri Imbau Masyarakat Tak Terhasut Ajakan Aksi Unjuk Rasa Besok

"Dikerahkan ke sekitaran Monas kemudian sampai di sekitar DPR juga," katanya. 

Personel kata dia disiapkan untuk melakukan pengamanan hingga pengaturan lalu lintas di titik aksi.

Terkait estimasi massa, Marsudianto tak mau berspekulasi.

"Kita tidak bisa perkirakan karena mungkin nanti ada massa cair ketika bergerak. Jadi kita tidak bisa memastikan," katanya.

Sebelumnya Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat tak terhasut dengan ajakan aksi unjuk rasa serentak di media sosial (medsos) pada tanggal 24 Juli 2021 bertajuk 'Jokowi End Game'.

Baca juga: Sebut Aksi Jokowi End Game Bermuatan Politis, Garda: Mitra Ojol Hanya Dicatut dan Dimanfaatkan

Pasalnya ajakan itu berpotensi terjadi kerumunan dan akan menambah penularan Covid-19.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan, imbauan tersebut disampaikan karena saat ini jumlah Covid-19 terus melonjak. 

Dengan adanya demonstrasi, potensi menciptakan kerumunan bakal terjadi, yang nantinya semakin memperburuk laju pertumbuhan virus corona.

"Kami berharap untuk tidak melakukan kerumunan karena situasi angka Covid yang masih tinggi," kata Argo, Jumat (23/7/2021).

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved