Breaking News:

Berita Bekasi

Wakil Wali Kota Bekasi Ancam Tindak Tegas Oknum Pengurus RT/RW yang Potek Dana BST

Tri juga meminta agar masyarakat bisa melaporkan kejadian pemotongan BST kepada pihak terkait agar bisa segera diusut.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Feryanto Hadi
Instagram/@mastriadhianto
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI- Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melalui akun twitter pribadinya, @mas_triadhianto, memperingatkan oknum pengurus RT/RW yang mengurangi dana bantuan sosial tunai (BST).

Hal itu dikatakannya lantaran Tria mengaku menerima banyak aduan masyarakat terkait pemotongan dana BST yang disalurkan secara kolektif oleh pengurus RT/RW.

"Banyak sekali laporan ke saya terkait pemotongan Bantuan Sosial Tunai di lapangan, bahkan tidak sampai ke warga yang seharusnya membutuhkan. Saya tegaskan bahwa tidak dibenarkan atas tindakan-tindakan pemotongan Dana Bansos, karena hal tersebut melanggar hukum," tulis Tri di akun twitter-nya, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Warga Jaktim Dikira Meninggal Kena Covid-19, setelah Diswab Ternyata Hasilnya Negatif

Baca juga: Kemenkes Bayarkan Utang Rp 74 Miliar ke RSUD Bekasi, Rahmat Effendi: Alhamdulillah Sudah Selesai

Apabila memang terdapat pemotongan untuk hal tertentu, Tri meminta agar pengurus RT/RW melakukan musyawarah terlebih dahulu dengan masyarakat sebelum melakuan pemotongan agar tak ada yang merasa dirugikan.

"Banyak hal atau alasan pemotongan dilakukan. Misalnya untuk kas, untuj bangun ini itu, acara ini itu yang mungkin sifatnya untuk kepentingan bersama. Silahkan dimusyawarahkan kepada smua warga tanpa terkecuali. Intinya tidak boleh ada warga yang dirugikan atas adanya pemotongan bansos," ucapnya.

Tri juga meminta agar masyarakat bisa melaporkan kejadian pemotongan BST kepada pihak terkait agar bisa segera diusut.

Baca juga: Wali Kota Bekasi: Penerapan PPKM Level 4 di Kota Bekasi Tetap Fokus di Tingkat RT RW

"Apabila ada warga menemukan hal-hal yang dirasa merugikan atau kendala lainnya. Silahkan dilaporkan ke petugas yang berwenang, bisa ke kelurahan bahkan ke kepolisian setempat," tutur Tri.

Ia pun mengimbau kepada pengurus RT/RW untuk mendaftarkan warganya yang tak kebagian BST agar terdaftar pada DTKS, ke Dinas Sosial Kota Bekasi. (abs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved