Breaking News:

Pungli BST

Terkait Pungli BST Senilai Rp 20.000 di Petukangan Utara, Ketua RT: Itu Seikhlasnya, Tidak Dipatok

Warga yang merupakan penerima BST senilai Rp 600.000 dari Kementerian Sosial dimintai uang sebesar Rp 10.000 hingga Rp 20.000.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Ketua RT 013 RW 01 Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Saman, menanggapi keluhan warganya yang dipungut biaya penyaluran BST pada Jumat (23/7/2021) sore. 

WARTAKOTALIVE.COM, PESANGGRAHAN --- Ketua RT 013 RW 01 Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Saman merespons tudingan seorang warga di lingkungannya terkait pungutan liar penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST).

Sebelumnya diberitakan, ada oknum petugas menarik pungutan dengan besaran Rp 10.000 hingga Rp 20.000 per orang.

Peristiwa tersebut dialami oleh seorang warga RT 13/01 Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Warga yang merupakan penerima BST senilai Rp 600.000 dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia itu dimintai uang sebesar Rp 10.000 hingga Rp 20.000 oleh oknum petugas.

Oknum petugas beralasan uang yang disetorkan itu sebagai upah atas informasi terkait pencairan BST serta biaya perjamuan petugas pos yang mengantarkan BST.

Saman mengungkapkan bahwa nominal uang tidak dipatok petugas yang merupakan kader PKK RT setempat, tetapi secara sukarela dari warga yang ingin memberi.

“Itu seikhlasnya saja bagi warga yang ingin kasih, yang tidak kasih juga nggak apa-apa,” ucap Saman saat ditemui di rumahnya, kepada Wartakotalive.com pada Jumat (23/7/2021) sore.

“Dari uang itu, kami kumpulkan uangnya untuk sekadar ucapan terima kasih ke petugas pos secara sukarela, buat makan siang dan ongkos, karena sudah antar undangan ke kami,” lanjutnya.

Selain itu, Saman mengatakan nantinya kelebihan uang dari pemberian warga secara sukarela kepada petugas tersebut diberikan kepada masyarakat yang tidak dapat bantuan BST.

“Kalau BST, kan, memang ada yang dapat, ada yang nggak. Jadi kalau ada lebih uang itu, kami bakal kasih ke warga yang nggak kebagian,” kata pria berusia 54 tahun itu. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved