Breaking News:

PPKM Darurat

Ketika Oknum Satpol PP, Dishub hingga BPBD Kompak Pungli ke Sopir Truk Modus Surat Vaksin Covid-19

Bila tak bisa menunjukan surat vaksin Covid-19 saat dilakukan operasi, maka para sopir truk harus menyetor uang kepada oknum satgas Covid-19.

Editor: Mohamad Yusuf
Tribunnews.com
(ILUSTRASI) Kompaknya para oknum Satpol PP, Dishub hingga BPBD yang doyan lakukan pungutan liar (pungli) kepada para sopir truk. Modus yang digunakannya terkait surat vaksin Covid-19 yang menjadi syarat perjalanan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kompaknya para oknum Satpol PP, Dishub hingga BPBD yang doyan lakukan pungutan liar (pungli) kepada para sopir truk.

Modus yang digunakannya terkait surat vaksin Covid-19 yang menjadi syarat perjalanan.

Bila tak bisa menunjukan surat vaksin Covid-19 saat dilakukan operasi, maka para sopir truk harus menyetor kepada oknum satgas Covid-19 itu dengan jumlah yang bervariasi, mulai dari Rp20 ribu sampai Rp50 ribu.

Baca juga: Demi Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Sejumlah Artis Dikabarkan Mulai Jual Mobil dan Rumah

Baca juga: Susu Bear Brand Mahal dan Langka di Pasar, Ini Tanggapan Nestle 

Baca juga: Daftar 10 Lokasi Isi Ulang Tabung Oksigen di Bekasi

Kini akibat perbuatannya, mereka telah ditangkap.

Ada lima oknum Satgas PPKM Covid-19 yang diamankan.

Kelima orang itu adalah berstatus honorer yakni B (23) honorer BPBD Kabupaten Ogan Ilir, ARR (27) honorer Satpol PP dan Damkar Kabupaten Ogan Ilir.

Kemudian NK (21) honorer Satpol PP dan Damkar Kabupaten Ogan Ilir, H (39) honorer Dishub Kabupaten Ogan Ilir, dan NP (19) honorer Dishub Kabupaten Ogan Ilir.

Aksi premanisme berbaju dinas ini terbongkar setelah ada korbannya merekam aksi pelaku dan videonya viral.

Para pelaku yang bertugas di pintu keluar Tol Kramasan (Palembang-Lampung), Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel itu diringkus Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra melalui Dirkrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan mengatakan, pungli ini terungkap setelah seorang korban merekam perbuatan pelaku yang selanjutnya viral di media sosial.

"Bahwa apa yang tersiar di medsos betul adanya dan kelima pelaku adalah pegawai honorer," ujarnya, dikutip dari Tribunsumsel, Kamis (22/7/2021).

Modusnya, para pelaku meminta sejumlah uang kepada sopir truk yang tidak dapat menunjukkan sertifikat vaksin ataupun hasil swab antigen sebagai syarat untuk melewati wilayah perbatasan.

Bila bersedia membayar, para sopir akan diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan.

Hisar mengatakan, seharusnya para sopir tersebut diarahkan untuk putar balik karena tidak dapat memenuhi syarat perjalanan lintas wilayah di masa pandemi.

"Korban adalah para sopir yang sekarang ini sudah tidak lagi di Palembang.

Maka kita gali keterangan dari yang bisa kita dapat.

Mulai dari teman-temannya yang berjaga di pos penyekatan, kemudian dari pelaku itu sendiri," ujarnya dilansir dari TribunSumsel.com.

Baca juga: Sertifikat Vaksinasi Covid-19 Bisa Diunduh di Pedulilindungi.id, Begini Caranya

Baca juga: SIAPAKAH Doni Salmanan, Viral Sawer Reza Arap Rp1 Miliar saat Live Streaming Games? Ini Sosoknya

Baca juga: PROFIL Harmoko, Sosok yang Minta Soeharto Mundur, Meniti Karir Jurnalis, Politisi, hingga Menteri

Jumlah uang yang diminta para pelaku bervariasi, mulai dari Rp 20.000, Rp 30.000, sampai Rp 50.000 per truk.

Dari hasil pemeriksaan, ada pelaku yang bisa mengumpulkan Rp 200.000 dalam satu hari melakukan pungli.

"Dari pengakuannya, mereka mulai melakukan pungli baru minggu-minggu ini saja," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di TribunBatam.id dengan judul Oknum Satpol PP, Dishub dan BPBD Pungli Sopir Truk, Modus Surat Vaksin di Pos Penyekatan PPKM

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved