Kamis, 23 April 2026

Olimpiade Tokyo

Greysia Polii/Apriyani Rahayu Siap Hadapi Ganda Malaysia Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean di Laga Perdana

Di pertemuan terakhir dengan Chow/Lee, Greysia/Apriyani mengalami kekalahan yang cukup menyakitkan harus menyerah dua gim langsung 13-21, 17-21

Humas PBSI
Pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan menjadi atlet bulu tangkis Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade Tokyo melawan ganda Malaysia, Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean di lapangan dua Mushashino Forest Sport Plaza, Tokyo mulai pukul 09.00 waktu setempat atau pukul 07.00 WIB. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Hari ini pesta olahraga terbesar di dunia Olimpiade Tokyo 2020 akan resmi dibuka, cabang olahraga bulu tangkis akan memainkan laga perdana mulai Sabtu (24/7/2021) besok.

Pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjadi wakil pertama Indonesia yang turun berlaga.

Ganda putri peringkat enam dunia tersebut bakal meladeni permainan ganda Malaysia, Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean di lapangan dua Mushashino Forest Sport Plaza, Tokyo mulai pukul 09.00 waktu setempat atau pukul 07.00 WIB.

"Kami sudah siap pikiran dan fokusnya untuk menghadapi semua lawan di grup A ini," ujar Greysia,  Jumat (23/7/2021) dikutip dari laman resmi PBSI.

"Strategi khususnya hanya mempersiapkan diri sebaik mungkin. Fokus. Pikirannya tidak kemana-mana. Tenang," lanjutnya.

Di pertemuan terakhir dengan Chow/Lee, Greysia/Apriyani mengalami kekalahan yang cukup menyakitkan.

Pasangan Greysia/Apriyani saat meraih juara ganda putri Yonex Thailand Open 2021
Pasangan Greysia/Apriyani saat meraih juara ganda putri Yonex Thailand Open 2021 (Instagram/@greyspolii)

Saat itu, mereka bertemu di laga pamungkas grup A BWF World Tour Finals 2020 bulan Januari lalu di Bangkok, Thailand.

Greysia/Apriyani yang hanya membutuhkan satu gim kemenangan, akhirnya harus menyerah dua gim langsung 13-21, 17-21 yang membuat mereka tidak berhasil lolos ke babak semifinal.

Hal ini yang tidak ingin diulang oleh juara Indonesia Masters 2020 itu.

"Head to head kami dengan mereka 2-2, di pertemuan terakhir kami kalah. Itu yang tidak boleh terulang," tutur Greysia.

Baca juga: CdM Indonesia Rosan P Roeslani Panitia Olimpiade Tokyo Terapkan Prokes Ketat Covid-19

Baca juga: Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032, IOC Pilih Kota Brisbane Jadi Penyelenggaranya

Baca juga: CdM Indonesia Rosan P Roeslani Sambut Kedatangan Tim Bulu Tangkis Indonesia di Desa Atlet Olimpiade

"Pertandingan pertama di fase grup sangatlah penting untuk langkah selanjutnya. Kami harus fokus, tidak boleh lengah dan langsung in mainnya," jelasnya.

Sebagai pemain yang kenyang pengalaman, Greysia yang sudah mencicipi dua kali Olimpiade sebelumnya pun tetap diliputi rasa tegang. Tapi ia menganggap ketegangan adalah suatu hal yang positif.

"Tegang pasti ada, justru bagus kalau tegang berarti siaga dalam persiapan," katanya.

Pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu berada di grup A bersama unggulan pertama pasangan tuan rumah Yuki Fukushima/Sayaka Hirota serta wakil dari Malaysia dan Inggris
Pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu berada di grup A bersama unggulan pertama pasangan tuan rumah Yuki Fukushima/Sayaka Hirota serta wakil dari Malaysia dan Inggris (Humas PBSI)

Merasakan Olimpiade di tiga edisi berbeda merupakan hal yang luar biasa bagi Greysia, apalagi ia melakoninya dengan tiga partner berbeda

Di edisi pertama Greysia turun di Olimpiade London 2012 bersama Meiliana Jauhari, empat tahun berikutnya di Rio 2016, Greysia menggandeng Nitya Krishinda Maheswari dan sekarang di Tokyo 2020 dengan Apriyani Rahayu.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved