PPKM Darurat
Hari Raya Idul Adha, Volume Kendaraan di Pos Penyekatan Pamulang Menurun Drastis
Hari Raya Idul Adha, Volume Kendaraan di Pos Penyekatan Pamulang Menurun Drastis. Jumlahnya jauh berkurang dibandingkan sepekan sebelumnya.
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Dwi Rizki
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jumlah kendaraan yang melintasi pos penyekatan PPKM Darurat, Jalan M Toha, Pamulang, Tangerang Selatan pada Hari Raya Idul Adha, Selasa (20/7/2021) relatif sepi.
Tidak terlalu banyak kendaraan yang dipaksa diputar balik, saat penyekatan dilakukan mulai pukul 06.00 sampai pukul 10.00.
Hal itu dikatakan Kapolsek Pamulang Kompol Sujarwo pada Selasa (20/7/2021).
"Di titik penyekatan di Pamulang, temonitor lalin lancar. Kendaraan yang melintas didominasi angkot dan mobil pengangkut sayuran," kata Sujarwo.
Baca juga: Cegah Klaster Idul Adha, Panitia Kurban Masjid Raya KH Hasyim Asyari Sudah Divaksin Dosis Lengkap
"Volume kendaraan relatif sepi dari arah Bogor, Parung atau Sawangan dan Depok, yang ke Pamulang," kata Sujarwo.
Karenanya kata dia setelah pukul 10.00, penyekatan dibuka total.
Baca juga: Turnamen PUBG Mobile World Invitational Dihadirkan Sebagai Aksi Sosial Sebesar 3 Juta US Dollar
Hal yang sama kata Sujarwo dilakukan pada beberapa hari sebelumnya.
Volume kendaraan yang melintas di pos penyekatan PPKM Darurat Jalan M Toha pada Minggu (18/7/2021) relatif lengang.
Kendaraan yang melintas didominasi truk barang pengangkut barang kebutuhan pokok, angkutan umum dan objektif online.
Kapolsek Pamulang Kompol Sujarwo mengatakan sepinya mobilitas dan volume kendaraan dari arah Parung, Bogor dan Sawangan, Depok, ke arah Pondok Cabe, Tangerang Selatan pada Minggu ini juga terjadi pada Sabtu (17/7/2021).
"Pada Sabtu dan Minggu ini, karena mungkin sebagian besar pekerja libur, situasi jalanan lancar dan nampak mobilitas relatif sepi. Kendaraan didominasi angkot dan truk pengakut barang," kata Sujarwo.
Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Penyembelihan Hewan Kurban Difokuskan di RPH Kota Bekasi
Untuk truk pengangkut bahan keburutuhan pokok seperti sayur, buah, beras atau sembako, menurut Sujarwo pihaknya memperbolehkan mereka melintas.
"Sebab mereka merupakan sektor esensial dan kritikal, dimana sayur mayur dari Parung didistribusikan ke beberapa pasar di wilayah Tangsel ini," kata Sujarwo.
Menurut Sujarwo dari monitoring pihaknya maka lengangnya jalanan pada Sabtu dan Minggu ini mengalami kemajuan signifikan dibandingkan Sabtu dan Minggu pekan sebelumnya.
"Jadi volume kendaraan menurun signifikan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/suasana-pos-penyekatan-ppkm-darurat-di-jalan-m-toha-selasa-2072021.jpg)