Idul Adha
HINDARI Pemakaian Wadah Plastik, Imbauan Pemprov DKI kepada Panitia Kurban
Syaripudin mengimbau panitia kurban menggunakan wadah ramah lingkungan seperti daun pisang, daun talas, besek bambu, besek janur, besek daun pandan.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Seperti tahun-tahun sebelumnya pada saat Hari Raya Idul Adha, tahun ini pun Pemprov DKI Jakarta mengimbau panitia kurban untuk menghindari pemakaian wadah berbahan plastik.
Masih berupa imbauan, bukan larangan mengingat persediaan wadah daging kurban nonplastik atau besek yang terbuat dari bahan bambu, sulit didapat di pasaran di Jakarta.
Karena itu Pemprov DKI Jakarta mengimbau panitia kurban Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah untuk menghindari pemakaian wadah berbahan plastik untuk menjaga dan mewujudkan ramah lingkungan.
Video: Detik-detik Sapi Kurban Mengamuk Menyeret Satu Orang
"Kami imbau menggunakan wadah dari bahan ramah lingkungan yang mudah didapat untuk membagi-bagikan daging kurban," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Syaripudin di Jakarta, Selasa (20/7/2021).
Ia mengimbau panitia kurban menggunakan wadah ramah lingkungan seperti daun pisang, daun talas, besek bambu, besek dari janur, dan besek dari daun pandan.
Panitia kurban sebaiknya, lanjut dia, tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai sebagai wadah daging atau menggunakan kantong plastik hitam.
Baca juga: Hari Raya Idul Adha, Telkomsel Menyalurkan 906 Ekor Hewan Kurban Melalui Program #BukaPintuKebaikan
Baca juga: VIDEO : Presiden Jokowi Serahkan Sapi Kurban Kepada Masjid Istiqlal
"Kantong plastik atau kresek merupakan jenis sampah yang membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai secara alamiah," ucapnya.
Senada dengan Syaripudin, Pelaksana Tugas Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji juga mengajak panitia kurban menggunakan wadah berbahan ramah lingkungan.
"Sebaiknya menggunakan wadah alternatif yang ramah lingkungan, misalnya menggunakan bongsang atau keranjang kecil terbuat dari bambu," katanya.
Selain ramah lingkungan, menggunakan bongsang juga dapat menggerakkan perekonomian pelaku UMKM.
Baca juga: Imbas PPKM Darurat, Penjualan Hewan Kurban Anjlok Hingga 70 Persen pada Idul Adha Tahun Ini
Pembagian daging kurban tak dianjurkan pakai kupon antrean
Sementara itu Pemerintah Kota Jakarta Utara (Jakut) tak menganjurkan memakai kupon antrean saat pembagian daging kurban pada Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah untuk mengurangi risiko terjadinya kerumunan.
"Makanya kami sarankan bukan pakai kupon, tapi langsung diantarkan oleh panitia (kurban) ke para penerima. Bukankah panitia sudah punya daftar siapa-siapa saja penerimanya," kata Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Asminra) Sekretariat Kota Jakarta Utara, Wawan Budi Rohmanan saat dihubungi di Jakarta, Senin (19/7/2021).
Ia mengatakan daging kurban sebaiknya didistribusikan langsung ke rumah-rumah warga yang berhak menerimanya (mustahik) sehingga bisa terhindar dari risiko penularan Covid-19.
Baca juga: Idul Adha di Tengah Pandemi, Asep Bersyukur Masih Bisa Kurbankan 2 Sapi dan 4 Kambing Tahun Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/panitia-kurban-masjit-al-ikhlas.jpg)