Breaking News:

Virus Corona

MIRIS, Ditengah Rekannya Berjuang, Dua Dokter di Medan Gelapkan Vaksin Covid-19 Raup Ratusan Juta

Modus yang dilakukan dua dokter di Medan ini yakni tak mengembalikan sisa vaksin Covid-19 dari setiap kegiatan vaksinasi yang dilakukan.

Editor: Mohamad Yusuf
(TRIBUN MEDAN/HO)
Dokter Kristinus Saragih yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil di Dinas Kesehatan Sumut diserahkan ke Kejari Medan, Kamis (15/7/2021). I adalah salah satu pelaku yang menggelapkan vaksin Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Apa yang dilakukan dua oknum dokter ini sungguh begitu melukai perjuangan para rekan seprofesinya yang kini tengah berjuang membantu menyembuhkan para pasien Covid-19.

Sebab, alih-alih ikut berkorban sampai bertaruh harta dan nyawa di masa pandemi Cocid-19, keduanya malah mengambil keuntungan pribadi sampai ratusan juta dari menggelapkan vaksin Covid-19.

Hal tak terpuji itu dilakukan oleh dua oknum dokter di Medan, Sumatera Utara.

Baca juga: Demi Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Sejumlah Artis Dikabarkan Mulai Jual Mobil dan Rumah

Baca juga: Susu Bear Brand Mahal dan Langka di Pasar, Ini Tanggapan Nestle 

Baca juga: Daftar 10 Lokasi Isi Ulang Tabung Oksigen di Bekasi

dr Indra Wirawan dan dr Kristinus Saragih yang melakukan kejahatan itu karena adanya permintaan dari seorang bernama Selviwaty alias Selvi.

Modus yang dilakukan yakni tak mengembalikan sisa vaksin Covid-19 dari setiap kegiatan vaksinasi yang dilakukan.

Kini ketiga oknum yang mencoreng perjuangan profesi dokter itu telah diproses.

Persidangan untuk ketiganya tengah menunggu jadwal usai mereka dilimpahkan tahap dua ke Kejaksaan Negeri Medan sejak Jumat (16/7/2021).

Kasi Intel Kejari Medan Bondan Subrata menjelaskan kasus yang menjerat kedua dokter dan satu kenalannya itu.

Hal itu bermula ketika dr Kristinus Saragih yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) dihubungi oleh tersangka Selviwaty yang merupakan agen properti.

dr Kristinus Saragih diminta kesediannya untuk memberikan vaksin Covid-19 merk Sinovac pada teman-teman Selviwaty.

Atas permintaan dari tersangka Selviwaty tersebut, dr Kristinus Saragih bersedia memberikan vaksin dengan biaya sebesar Rp 250 ribu per orang untuk satu kali suntik vaksin.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved