Breaking News:

Berita Nasional

Heran Tidak Ada Strategi Baru Pemerintah Atas Pandemi, Mardani: Saatnya Jokowi Ambilalih Komando

Mardani Ali Sera menuturkan, selama 1,5 tahun pandemi berlangsung, belum ada hasil positif atas upaya penanganan pandemi ini.

Editor: Feryanto Hadi
Kompas.com/Devina Halim
KETUA DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera menyoroti sejumlah langkah pemerintah yang dianggapnya tidak memiliki terobosan baru dalam penanganan pandemi virus corona.

Dia menuturkan, selama 1,5 tahun pandemi berlangsung, belum ada hasil positif atas upaya penanganan pandemi ini.

Bahkan, sejak beberapa bulan lalu, justru terjadi peningkatan kasus Covid-19 secara drastis.

"Tidak ada kah keinginan dari pemerintah untuk mengubah strategi dlm menghadapi Covid19? Sudah 1,5 tahun, tapi bangsa kita blm mampu mengalahkan virus ini. Dua bulan terakhir angka penularan & kematian kian tinggi, mengalahkan negara yang dikenal banyak kasus Covid-19 spt Brasil,India dan lain-lain," tulis Mardani Ali Sera di twitter pribadinya, Senin (19/7/2021).

Baca juga: Denny Sesumbar Semua Kader Demokrat Tak Bisa Kalahkan Dirinya, Prediksikan Partai Itu Akan Nyungsep

Baca juga: Bisnis Sudah Kembang-kempis, Asosiasi Pengusaha Kuliner Keberatan Jika PPMK Darurat Diperpanjang

Mardani menyebut, berkaca dari evaluasi penanganan covid-19 sejauh ini, seharusnya Presiden Jokowi turun langsung sebagai panglima, bukan mendelegasikan kepada anak buahnya.

"Dari aspek pengambil kebijakan misalnya, saatnya komando langsung diambil alih oleh pak @jokowi
sebagai pemimpin tertinggi. Beliau punya kewenangan yang amat besar untuk mengambil keputusan, akan jauh lebih efektif.

Tanpa mengecilkan peran Satgas Covid-19 yang kekuasaan / wewenang nya masih terbatas daripada presiden," ungkapnya.

Ia menganggap, selama ini rantai komando yang diberikan presiden kepada para pelaksana di lapangan sering tidak tuntas.

Baca juga: Baru Pulang dari Serang, Rohayati Shock Mendapati Rumahnya di Teluk Gong Hangus Terbakar

Baca juga: Demi Periuk Nasi, Sejumlah Penyedia Jasa Servis Ponsel Pintar di ITC Roxy Mas Turun ke Jalan

"Harus kita akui memang, rantai komando yang pemerintah susun kerap tidak tuntas. Perlu dirapikan dan buat Pusat Pelayanan Pandemi. Vaksinasi disatukan dengan penyaluran obat, penyediaan oksigen dan pelayanan kesehatan.

Buat one stop center pelayanan dan pengaduan masyarakat di semua kab, kota, kecamatan jika perlu desa & kelurahan di daerah zona merah."

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved