VIDEO Komplotan Maling Kaca Spion Mobil di Kayumanis Matraman Terekam CCTV
Salah seorang dari mereka masuk ke rumah dengan memanjat pagar rumah dan langsung naik ke atap mobil yang diparkir di garasi.
WARTAKOTALIVE.COM -- Komplotan maling kaca spion mobil melancarkan aksinya di sebuah rumah di Jalan Kayumanis 3, Kayumanis, Matraman, Jakarta Timur pada Jumat (16/7/2021) sekira pukul 04.21 WIB.
Komplotan maling yang diperkirakan berjumlah tiga orang itu datang dan mengamati situasi rumah sebelum melancarkan aksinya.
Salah seorang dari mereka masuk ke rumah dengan memanjat pagar rumah dan langsung naik ke atap mobil yang diparkir di garasi.
Pencuri yang mengenakan helem itu lantas mengambil dua spion mobil yang terparkir di dalam rumah.
Setelah mendapatkan apa yang mereka cari kawanan pencuri itu langsung kabur.
Baca juga: Komplotan Maling Motor Diotaki Oknum TNI Desersi di Matraman Diringkus, Seorang Pelaku Didor Polisi
Baca juga: Pedagang Sayur di Ciracas Duel Lawan Perampok, Pelaku Lari Tunggang Langgang Saat Diteriaki Maling
Baca juga: Pukul 10.15 WIB Arus Lalu Lintas Jalan Daan Mogot Tangerang Ramai Lancar
Maling kaca spion di Duren Sawit
Sementara itu dua pelaku pencuri spion mobil jenis Mazda CX-7 Komplek IKIP, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur terlihat mondar-mandir sejak Senin (12/7/2021) sekira pukul 16.00 WIB.
Diduga, pelaku mencari target sasaran dan menggambar situasi Komplek IKIP.
Saksi mata berinisial J mengatakan, ia melihat pelaku itu dua orang mengendarai sepeda motor.
Tapi sepeda motor pelaku merk apa tidak diketahui oleh J dan ia hanya tahu jenisnya matic.
Baca juga: Bantu Pasien Isoman Covid-19, Polres Bogor Bagikan Beras di Bogor Timur
"Sempat diteriaki sama anaknya bu RT(saat pelaku memotek spion)," ucapnya Selasa (13/7/2021).
Mendengar teriakan maling, J langsung keluar dari rumah dan mengejar pelaku.
Tapi sepeda motor pelaku sudah berada di ujung Komplek IKIP.
"Ketahuannya sama anak bu RT bunyi greg greg gitu, pas dilihat anak maling spion mobil," terang dia.
Sementara itu, istri Eko Frima bernama Nova menjelaskan, saat itu di halaman rumahnya ada aisten rumah tangga (ART) sedang membereskan taneman.