Berita Nasional

Bangkitkan Parekraf Nasional, Sandiaga Uno Ajak Akademisi dan Dunia Usaha Kolaboraksi

Bangkitkan Parekraf Nasional, Sandiaga Uno Ajak Akademisi dan Dunia Usaha Kolaboraksi. Berikut Selengkapnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno berada di Adian Nalambok yang terletak di lembah sisi selatan Danau Toba, tepatnya Kecamatan Tampahan, Toba Samosir, Sumatera Utara pada Kamis (10/6/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pandemi telah membuat suatu perubahan, salah satunya adalah pentingnya aspek lingkungan, sosial dan tata kelola dalam aktivitas ekonomi.

Peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat pun harus dilandasi pembangunan berkelanjutan, keberadilan, serta keberpihakan. 

Hal tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno dalam webinar bertajuk 'Cherish Partnership During Pandemic to Achieve SDG' yang digelar Universitas Trisakti dan PT Chevron Pasific Indonesia pada Kamis (15/7/2021). 

Baca juga: Sandiaga Uno: Sinergi Parekraf, UMKM dan Pajak Dapat Bangkitkan Ekonomi & Ciptakan Lapangan Kerja

Dalam sambutannya, program Nawacita yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) disebutnya sebagai acuan pembangunan nasional. 

Program tersebut katanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat yang di dalamnya terdapat 17 tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG).

"Mari bersama-sama berpartisipasi aktif untuk memeratakan pembangunan," ungkap Sandiaga Uno mengawali paparannya.

Sektor parekraf dinilainya merupakan sektor ekonomi yang sangat potensial untuk membantu pemerataan ekonomi. 

Alasannya karena sektor parekraf memiliki ruang lingkup yang sangat strategis, satu di antaranya adalah keindahan alam yang dimiliki Indonesia. 

Baca juga: Buka Peluang Usaha & Lapangan Kerja, Sandiaga Uno Instruksikan Jajarannya Kolaborasi dengan FSP TIM

Potensi tersebut katanya dapat dimanfaatkan untuk membangun Nusantara, mulai dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote secara berkelanjutan. 

"Pariwisata bisa dijadikan lokomotif. Kami melihat bahwa pariwisata menjangkau daerah yang terpencil, menimbulkan multiplier effect yang cukup luas untuk membuka lapangan kerja," ungkap Sandiaga Uno.

"Dan juga sektor-sektor lain yang bisa bekerjasama dengan pariwisata, seperti sektor pertanian dengan konsep agro wisata," jelasnya.

Keyakinan tersebut dibuktikannya lewat pertumbuhan sejumlah sub sektor dalam sektor ekonomi kreatif selama pandemi covid-19.

Bahkan, sektor ekonomi kreatif itu diungkapkannya justru menyumbangkan sebesar Rp 1.100 triliun pada tahun 2020. 

Hal tersebut secara langsung menempatkan sektor ekonomi kreatif Indonesia pada posisi ketiga dunia. 

Baca juga: Sandiaga Uno Ajak Mahasiswa Bangun Ekonomi Syariah untuk Buka Lapangan Kerja

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved