PPKM Darurat
Titik Penyekatan di Jakarta dan Sekitarnya Bertambah Menjadi 100, Ini Rinciannya
Cara bertindak petugas di lapangan di titik penyekatan saat pemeriksaan juga akan berbeda dengan sebelumnya.
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI-- Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah titik penyekatan dan pembatasan mobilitas di masa PPKM Darurat ini mulai Kamis (15/7/2021) besok pukul 06.00.
Dari yang sebelumnya jumlahnya 75 titik, akan menjadi 100 titik penyekatan.
Bukan itu saja, cara bertindak petugas di lapangan di titik penyekatan saat pemeriksaan juga akan berbeda dengan sebelumnya.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan penambahan titik penyekatan dan pembatasan mobilitas ini karena ada urgensi penambahan titik penyekatan untuk menurunkan mobilitas warga ke Jakarta.
"Jadi ada urgensi penambahan penyekatan. Mengapa? Ada dua alasannya," kata Sambodo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (14/7/2021).
Baca juga: Penyekatan Dimulai di Tangsel, Pengurus Wilayah Lebih Kecil Diminta Lapor Jika Menutup Lingkungannya
"Pertama, berdasarkan hasil evaluasi google mobility, lalu facebook mobility, serta indeks cahaya malam, ternyata kemarin ini di Jakarta mobilitasnya meningkat," kata Sambodo.
Menurutnya pada 5 Juli lalu penurunan mobilitas di Jakarta sempat 30 persen.
"Namun sampai 11 Juli sampai kemarin penurunan mobilitas hanya 20 persen saja. Padahal target di PPKM Darurat ini penurunan mobilitas 30 sampai 50 persen. Jadi awal sempat bagus tapi akhirnya meninggi," katanya.
Kedua kata Sambodo, karena Jakarta adalah kota yang unik.
"Jakarta ini unik. Ibadah adalah hybrid concentrate. Jadi kita sulit memisahkan mana residencial, mana downtown, mana pusat kota. Bahkan di tengah atau pusat kota masih ada pemukiman," kata Sambodo.
Sehingga katanya dengan pembatasan di batas kota, pergerakan di dalam kota masih cukul tinggi.
"Untuk kemudian pembatasan tidak hanya di batas kota tapi di dalam kota," kata Sambodo.
Karenanya kata Sambodo mulai Kamis (15/7/2021) pagi besok, pihaknya menambah titik penyekatan dan pembatasan menjadi 100 titik dari yang awalnya 63 titik dan sempat bertambah menjadi 75 titik.
"Kita mulai terapkan di 100 titik ini mulai Kamis besok pukul 06.00, dan sudah didapatkan dengan instansi terkait," katanya.
Sambodo mengatakan 100 titik penyekatan dan pembatasan itu adalah di dalam kota 19 titik, di jalan tol 15 titik, di batas kota 10 titik, wilayah penyangga 29 titik, di sepanjang ruas Jalan Sudirman-Thamrin sebanyak 27 titik. "Jadi totalnya ada 100 titik," ujarnya Sambodo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/irjen-pol-fadil-imran-meninjau-pos-penyekatan-di-jalan-daan-mogot-pada-rabu-772021.jpg)