Virus Corona

Hasil Operasi Yustisi di Bekasi, 99 Warga Langgar PPKM Darurat dan Didenda Rp 20.000-Rp 40.000

Sebanyak 99 pelanggar PPKM darurat di Bekasi terjaring operasi yustisi yang digelar Satpol PP dan kebanyakan pelanggar itu adalah pemilik toko.

Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Petugas Satpol PP Bekasi menyegel toko yang kedapatan melanggar aturan PPKM darurat. 

WARTAKOTALIVE.COM, Bekasi - Kepala Bidang (Kabid) Penindakan Perda Satpol PP Kota Bekasi, Saut Hutajulu mengatakan, terdapat 99 pelanggar dari hasil Razia Yustisi di wilayah Bekasi Timur.

Ia menjelaskan razia gabungan tersebut terjadi dimulai dari hari Selasa di Jalan Agus Salim hingga Proyek, sedangkan hari Rabu dilakukan di Jalan Nusantara hingga Perumnas 3.

"Pada hari ini yang hadir mengikuti sidang yustisi pada ada 82 pelanggar diputuskan oleh hakim dalam sidang dikenakan denda besaran kisaran Rp 20.000 sampai dengan Rp 40.000 . Sehingga total denda yang didapat hari ini adalah Rp 1.910.000 juta," ungkapnya, kepada wartawan, Rabu (14/7/2021).

Baca juga: Diusulkan MUI, Pemerintah Pertimbangkan Berikan Insentif kepada Ulama Saat PPKM Darurat

Kata Saut, pada saat sidang Yustisi digelar di Kecamatan Bekasi Timur ada 16 orang yang tidak hadir sedangkan satu orang di bebaskan oleh hakim karena tempat usahanya ternyata gudang jualan online.

Jadi, dapat dikatakan tidak berjualan secara fisik.

Ia juga menjelaskan bahwa hakim meminta bagi warga yang tidak hadir dikenakan sanksi untuk pelanggaran makan di tempat sebesar Rp20.000 dan bagi pelaku usaha dikenakan Rp 25.000.

Baca juga: Pemkot Tangerang Lakukan Pemadaman Lampu PJU karena Banyak Dijumpai yang Nongkrong saat PPKM Darurat

"Ya, bagi yang tidak hadir maka tadi hakim memutuskan untuk dikenakan sanksi. Mereka yang makan di tempat kena sanksi Rp 20.000, pemilik toko Rp 25.000," ungkapnya.

Saat Satpol PP melakukan razia, terdapat 10 orang sedang melakukan pesta minuman keras di tempat hiburan di wilayah Bekasi Timur.

"Mereka yang mabuk-mabukan dikenakan denda Rp 40.000, artinya minum-minuman keras. Karena tadi malam ada juga yang kedapatan minum-minuman keras kita sidangkan di sini," tambahnya.

Baca juga: Polda Metro Tambah Titik Penyekatan karena Target PPKM Darurat Kurangi Mobilitas Warga tak Tercapai

Ia juga menambahkan pada pelaksanaan razia Yustisi di wilayah Bekasi Timur ini, mayoritas pelanggar merupakan pemilik toko yang menjalankan usahanya bukan untuk kebutuhan riil sehari-hari.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved