Breaking News:

Berita Tangerang

7.800 Warga Jalani Isolasi Mandiri, Wali Kota Tangerang Lapor ke Gubernur Butuh Oksigen dan Obat

Selain itu, Arief juga menerangkan bahwa masyarakat Kota Tangerang yang melakukan isolasi mandiri terdata kurang lebih sebanyak 7.800 orang.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah didampingi Camat Pinang Kaonang meninjau lokasi Dapur Umum yang ditujukan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Pinang yang sedang melakukan isolasi mandiri akibat Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG --- Sejumlah dapur umum dibangun di wilayah Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, yang ditujukan bagi masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri akibat terpapar Covid-19.

Dapur umum tersebut bertempat di Kantor Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Dalam tinjauannya, Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah yang didampingi Camat Pinang Kaonang, menyampaikan bahwa di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda, masyarakat banyak yang membuat dapur umum di tingkat RT dan RW untuk membantu warga yang sedang melakukan isolasi mandiri.

"Alhamdulillah tingkat kepedulian masyarakat antar sesama masih tinggi dan sudah mulai beberapa hari juga di kantor Kecamatan Pinang membuka dapur umum untuk membantu warga yang sedang melakukan isoman. Perhari bisa mendistribusikan 500 sampai 700 bungkus makanan," ujar Arief, Selasa (13/7/2021).

Arief menjelaskan bahwa masyarakat di Kecamatan Pinang yang sedang melakukan isolasi mandiri jumlahnya sekitar 700 orang.

"Dapur umum ini menjadi salah satu solusi untuk masyarakat kita yang terpapar dan terdampak Covid-19," ucapnya.

Selain itu, Arief juga menerangkan bahwa masyarakat Kota Tangerang yang melakukan isolasi mandiri terdata kurang lebih sebanyak 7.800 orang.

"Jumlahnya cukup banyak yang melakukan isolasi mandiri, sudah kami laporkan juga kepada Pemerintah Provinsi Banten terkait kebutuhan mendesak seperti, oksigen dan obat-obatan untuk membantu pasien Covid-19," kata Arief.

"Untuk itu saya harap kepada masyarakat untuk bisa mendukung PPKM darurat ini, kurangi mobilitas keluar rumah. Informasinya kalau mobilitas warga masih di bawah 50 persen PPKM darurat ini akan diperpanjang," kata Arief.

Usai meninjau dapur umum, Arief juga menyempatkan diri untuk tinjau salah satu distributor oksigen yang berada di wilayah Kecamatan Batuceper guna memastikan ketersediaan oksigen untuk Rumah Sakit dan Puskesmas di Kota Tangerang masih bisa terpenuhi.

"Selain distributor oksigen yang di Batuceper, Pemkot Tangerang juga mendapat bantuan dari distributor yang berada di wilayah Cikande khusus untuk memenuhi pasokan oksigen ke Rumah Sakit dan Puskesmas di Kota Tangerang," ungkapnya. 

Baca juga: Depot Pengisian Tabung Oksigen Gratis di Tangerang Dibuka Besok Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved