Selasa, 21 April 2026

Berita Video

VIDEO : Kisah Kusnadi Berjalan Puluhan Kilometer Dengan Kostum Badut

Kusnadi dengan kostum badut berkeliling di Jakarta. Ia berjalan kaki hingga belasan kilometer untuk mencari nafkah

Muhamad Fajar Riyandanu
Kusnadi dengan kostum badut saat ditemui di Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta Pusat, Minggu (11/7/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wajah Kusnadi tampak dipenuhi peluh setelah melepas kepala kostum badut yang ia gunakan.

“Ini beratnya 2 kilo,” kata Kusnadi, sembari meletakkan kepala kostum badut di sebelahnya.

Pria asal Sukabumi, Pelabuhanratu, Jawa Barat ini sudah menjalani profesi badut jalanan selama kurang lebih tiga bulan.

Simak Video Berikut :

“Mulai jadi badut awal puasa, sih,” jelas Kusnadi

Pada Minggu (11/7/2021), malam, Kusnadi mengenakan kostum badut yang dilengkapi dengan beragam aksesoris seperti kunciran rambut, pita rambut, dan bulu mata.

Dari tampilannya, kostum yang digunakan Kusnadi terlihat seperti karakter perempuan.

Setiap akhir pekan, Kusnadi seringkali berangkat ke jalanan setelah asar dan baru akan pulang pada pukul 24.00 WIB. “Kalau hari kerja itu keluarnya habis Maghrib, pulang pukul 03.00 WIB,” ungkap Kusnadi.

Baca juga: Trauma dengan Alat Berat, Anak-anak Korban Gusuran Tol Kunciran-Bandara Soetta Dihibur Badut

Baca juga: Perjalanan Karir Idan Separo Sempat Jadi Badut Sampai Bentuk Grup Lawak dengan Daus Mini

Pria yang akrab disapa Kus ini tinggal bersama temannya di sebuah rumah sewa di bilangan Palmerah, Jakarta Pusat. Ia mengaku jarang pulang ke Sukabumi.

“Kalau mau pulang sebenarnya patokannya itu bukan waktunya, tapi uangnya. Ada atau enggak,” ucap Kusnadi saat ditemui di depan Senayan Park, Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta Pusat.

Malam itu, sekitar pukul 19.30 WIB, kondisi Jalan Gerbang Pemuda ramai lancar.

Masih banyak kendaraan bermotor roda dua yang bersliweran.

Dari tempat Kusnadi, terlihat kerlap-kerlip lampu Stadion Gelora Bung Karno, Senayan. Cahaya lampu itu berwarna merah-putih.

Baca juga: Waspada, Bayi di Bawah Usia Dua Tahun (Baduta) Dilarang Pakai Masker, Bisa Sebabkan Kematian

Baca juga: VIDEO: Kisah Ustaz Badut, Yahya Edward Hendrawan Guru Ngaji di Panti Asuhan

Dalam menjalani pekerjaannya sebagai badut jalanan, Kusnadi mengaku tidak pernah mangkal.

Ia selalu mengikuti langkah kakinya. “Mangkal di lampu merah gak boleh. Jadi jalan aja terus. Hari ini sudah ke Cawang,” terang Kus.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved